Jakarta, Shabda.id- Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, mengaku akun TikTok pribadi dan rekening bank miliknya mengalami pemblokiran saat dirinya bersama rombongan berada di Jakarta untuk menyuarakan aspirasi terkait RUU Perampasan Aset.
Hal tersebut disampaikan Supriyono dalam konfirmasi melalui WhatsApp kepada wartawan, Sabtu 22 Agustus 2026.
Supriyono mengatakan, akun TikTok miliknya mendadak diblokir pada Jum'at malam. Tidak hanya akun media sosial, rekening bank yang disebutnya digunakan untuk menyimpan uang pribadi dan dana donasi gerakan AMPB juga ikut diblokir.
“Saat ini, hari ini, saya di Jakarta dan teman-teman sangat merasa terzalimi. Tadi malam akun TikTok saya diblokir. Lebih parah lagi, rekening saya, uang pribadi saya dan uang donasi dari teman-teman Rp80 juta sekian juga diblokir,” ujar Supriyono.
Menurutnya, kondisi tersebut membuat aktivitas komunikasi dan pengelolaan dana untuk kebutuhan rombongan AMPB menjadi terganggu.
Baca Juga:
Supriyono pun meminta perhatian Presiden Prabowo Subianto atas kondisi yang dialaminya. Ia berharap persoalan tersebut dapat memperoleh perhatian dan kejelasan.
Meski mengaku mengalami kendala, Supriyono menegaskan keberadaan AMPB di Jakarta bertujuan untuk menyampaikan aspirasi masyarakat, khususnya terkait dorongan agar RUU Perampasan Aset segera disahkan.
Selain itu, AMPB juga menyuarakan tuntutan pemberantasan korupsi dan hukuman berat bagi pelaku korupsi.
“Kami datang ke Jakarta untuk menyampaikan aspirasi rakyat. Kami ingin RUU Perampasan Aset segera disahkan,” katanya.
Supriyono memastikan perjuangan AMPB dilakukan dengan tertib dan aman. Ia mengatakan rombongan dari Pati tidak datang ke Jakarta untuk membuat kerusuhan, melainkan untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada lembaga terkait.
Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan dari pihak bank maupun TikTok mengenai penyebab pemblokiran yang disebut dialami Supriyono.