SHABDA
Cari berita…
Olahraga

Sembilan Atlet Muda Terbaik Resmi Bergabung dengan PB Djarum Lewat Audisi Umum 2026

TIA
TIA
Sembilan Atlet Muda Terbaik Resmi Bergabung dengan PB Djarum Lewat Audisi Umum 2026
Sembilan atlet penghuni baru PB Djarum berpose setelah pengumuman penerima Djarum Beasiswa Bulutangkis 2026 yang berlangsung di GOR Djarum, Jati, Kudus, Sabtu (10/10/2026). (Foto: Istimewa.)

Perjuangan panjang ribuan pebulu tangkis muda dari berbagai pelosok negeri akhirnya membuahkan hasil manis bagi 9 atlet terpilih. Mereka secara resmi berhasil mengamankan Djarum Beasiswa Bulutangkis 2026 sekaligus bergabung dengan klub legendaris PB Djarum ajang Audisi Umum PB Djarum 2026 yang diikuti oleh total 2.140 peserta.

Kudus, Shabda.id -- Perjuangan panjang ribuan pebulu tangkis muda dari berbagai pelosok negeri akhirnya membuahkan hasil manis bagi 9 atlet terpilih.

Mereka secara resmi berhasil mengamankan Djarum Beasiswa Bulutangkis 2026 sekaligus bergabung dengan klub legendaris PB Djarum ajang Audisi Umum PB Djarum 2026 yang diikuti oleh total 2.140 peserta.

Sembilan talenta muda yang berhak mengenakan jersei PB Djarum ini terbagi dalam beberapa kelompok usia, yakni 2 atlet kategori U-11 Putri, 3 atlet KU 11 Putra, 1 atlet KU 11 Putri, 2 atlet KU 12 Putra, serta 1 atlet KU 12 Putri.

Keberhasilan mereka diraih setelah melewati persaingan sengit, mulai dari tahap seleksi yang berlangsung di Pekanbaru, Makassar, dan Kudus, hingga menjalani dua fase karantina ketat di Kudus.

Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026, Sigit Budiarto, menyampaikan rasa syukurnya atas keberagaman karakter dan potensi para peserta tahun ini.

Menurutnya, pemilihan atlet yang lolos tidak hanya melihat performa saat ini, melainkan juga kesesuaian potensi jangka panjang dengan pola pembinaan di klub.

"Para atlet yang terpilih merupakan yang terbaik dan memang dibutuhkan oleh PB Djarum. Kami berharap mereka memiliki semangat dan tekad yang besar dalam menjalani latihan," ujarnya.

"Sebab, perjalanan untuk menjadi pebulutangkis profesional masih panjang, sehingga dibutuhkan kerja keras, kedisiplinan, kemauan, serta mental juara untuk terus berkembang," imbuh Sigit.

Hal senada diutarakan Koordinator Pelatih Tunggal Putri PB Djarum, Hendrawan. Juara Dunia 2001 tersebut menekankan bahwa kelulusan ini merupakan awal dari tempaan yang sesungguhnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta agar tetap menjaga mental bertanding, baik yang berhasil maupun yang belum berkesempatan lolos.

"Apapun hasil pengumuman hari ini, saya berharap adik-adik tetap semangat dan terus bekerja keras. Sukses di awal belum tentu sukses di akhir, begitu juga gagal di awal bukan berarti gagal di akhir. Perjalanan kalian masih panjang, teruslah berlatih dan jangan berhenti mengejar impian," kata Hendrawan.

Rasa haru dan bangga terpancar dari para atlet yang berhasil lolos, salah satunya Errencia Clarista.

Atlet tunggal di kategori KU 12 Putri yang menjadi satu-satunya wakil lolos dari Audisi Umum Pekanbaru ini mengaku sangat bersyukur impian lamanya untuk mengenakan seragam PB Djarum akhirnya terwujud.

"Senang banget dan bangga bisa masuk PB Djarum. Sudah lama banget mau jadi atlet PB Djarum dari lima tahun lalu, karena fasilitas dan semuanya bagus," katanya.

"Bersyukur walaupun baru pertama kali ikut audisi umum tapi lolos berkat latihan rutin selama tiga bulan sebelum audisi di Pekanbaru," ungkap Errencia yang mengidolakan sosok Liliyana Natsir.

Cerita kelulusan juga datang dari Russel Junior Sumual, atlet kategori KU 11 Putra asal Makassar.

Ia mengaku sempat terkejut saat namanya diumumkan menjadi bagian dari keluarga besar PB Djarum mengingat ketatnya persaingan sejak fase turnamen hingga karantina.

"Saya kaget pas tadi pengumuman. Karena persaingan sangat ketat mulai dari turnamen sampai karantina. Saya sudah siap untuk latihan di PB Djarum dan akan menjalani seluruh proses latihan dengan maksimal, bekerja keras, dan berusaha mewujudkan cita-cita menjadi pebulutangkis profesional," tegas Russel penuh semangat.

Keberhasilan Russel tidak lepas dari pengorbanan sang ibu, Ferawati Kambodji, yang rela menginap selama satu bulan di dekat GOR Djarum Jati, Kudus, demi memberikan dukungan moril langsung.

Kebahagiaannya membuncah melihat perjuangan sang anak akhirnya terbayar tuntas setelah sempat gagal pada percobaan tahun sebelumnya.

"Senang banget perjuangan Russel nggak sia-sia. Karena tahun lalu juga ikut audisi tapi cuma sampai turnamen. Saya juga sebulan nungguin di sini, walaupun bisa ketemunya hanya satu minggu sekali," ucapnya.

Sebagai informasi, berikut daftar penerima Djarum Beasiswa Bulutangkis 2026 (kelompok usia, nama, kabupaten/kota asal, asal klub):

U-11 Putri:

Vicky Lee Alison - Kota Tegal - PB Sinar Mutiara

Alisie Elaina Sembiring - Kota Bogor - PB Champion Kudus

KU 11 Putra:

Russel Junior Sumual - Kab. Minahasa Utara - PB Talenta

Azka Adhitama - Kab. Bekasi - PB Bhinneka 2

Azka Azfar Rabbani - Kab. Purworejo - PB Garuda Jaya

KU 11 Putri:

RR Arnetta Safara Bilqish Sholeh - Kota Yogyakarta - PB Elang Yogyakarta

KU 12 Putra:

Feliks Zebua - Kab. Bogor - Kayp1 Champion Academy

Muh. Faiz Athallah - Kota Makassar - PB Ukhuwah Makassar

KU 12 Putri:

Errencia Clarista - Kota Tangerang - Jenna Gozali Badminton Club

Bagikan ke Teman Anda

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram
TIA

Penulis

TIA

"Berdedikasi untuk menyajikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi seluruh pembaca SHABDA."

Komentar Pembaca

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan.

Artikel Terkait