Kudus, Shabda.id -- Persaingan sengit mewarnai babak 16 besar ajang bulu tangkis Polytron Kudus Indonesia Masters 2026 di Kudus, Kamis (22/10/2026).
Sejumlah wakil Indonesia tampil mengesankan dan sukses mengamankan tempat di babak perempat final (8 besar) yang akan berlangsung Jumat (23/10/2026) besok.
Sektor tunggal putra (MS) menyajikan kejutan besar saat pemain muda Richie Duta Richardo berhasil menundukkan unggulan ke-6 sekaligus seniornya, Anthony Sinisuka Ginting. Richie menang dua gim langsung dengan skor 21-19, 21-12.
Sempat tertinggal di awal gim pertama, Richie mampu memanfaatkan peluang pascainterval hingga berbalik mengendalikan permainan.
"Kunci kemenangan saya tadi adalah tidak bermain terburu-buru dan lebih sabar memainkan rally," ujar Richie.
Menghadapi perempat final besok, Richie menegaskan siap tampil maksimal dan berfokus pada evaluasi diri sendiri. Sementara itu, Anthony Ginting mengakui Richie bermain lebih rapi dan minim kesalahan.
Kemudian dari sektor tunggal putri (WS), Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi tampil dominan saat membungkam wakil Chinese Taipei, Liang Ting Yu, dua gim langsung 21-6, 21-14.
Dhinda mengaku sukses menerapkan instruksi pelatih untuk menjauhkan bola dan membatasi kekuatan power lawan.
Kemenangan ini membawanya melangkah ke babak 8 besar untuk menghadapi pemenang antara Imad Farooqul Samiya (India) atau Nodoka Sunakawa (Jepang).
"Untuk besok, yang pasti semoga mainnya bisa konsisten, lebih dijaga fokusnya, dan jangan banyak melakukan kesalahan sendiri," tutur Dhinda.
Dominasi Indonesia juga berlanjut di sektor ganda putra (MD).
Baca Juga:
Pasangan Taufik Aderya/Alexius Ongkytama Subagio melaju mulus usai mengandaskan perlawanan wakil Singapura, Chong Su Kang Gabriel/Kriston Jun Hao Choo, dengan skor meyakinkan 21-12, 21-13.
Di babak perempat final besok, Taufik/Alexius dijadwalkan melakoni laga derby Merah Putih melawan senior mereka, Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan/Patra Harapan Rindorindo.
"Kami sudah tiga kali bertemu dan di pertemuan terakhir kami menang. Kami harus lebih berhati-hati, menjaga komunikasi, dan terus menjaga fokus," kata Taufik.
Sektor ganda putri (WD) menyumbang tiket perempat final lewat pasangan Lanny Tria Mayasari/Ester Nurumi Tri Wardoyo.
Mereka menyusul usai menuntaskan perlawanan sengit unggulan ke-7 asal Jepang, Mikoto Aiso/Momoha Niimi, melalui pertarungan rubber game 21-17, 18-21, 21-12.
Lanny/Ester mengakui konsistensi masih menjadi fokus utama evaluasi mereka agar tidak kendur di tengah pertandingan.
Pada babak 8 besar esok, Lanny/Ester akan kembali terlibat 'perang saudara' melawan sesama pasangan Pelatnas, Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine.
Namun di tengah hasil positif sektor lain, kabar kurang beruntung datang dari ganda campuran (XD) Bagas Maulana/Apriyani Rahayu.
Saat bertanding melawan wakil Thailand, Phuwanat Horbanluekit/Fungfa Korpthammakit (21-18, 17-21), Bagas/Apri terpaksa mundur (retired) di gim ketiga.
Apriyani mengalami cedera usai terpeleset di lapangan.
Pelatih Ganda Campuran, Hendra Mulyono, mengonfirmasi bahwa cedera tersebut berdampak pada lutut bekas operasi Apriyani dan sang pemain langsung dilarikan ke rumah sakit untuk pemeriksaan medis lebih lanjut.
"Mudah-mudahan baik-baik semua hasilnya, untuk selanjutnya lihat dulu dari hasil pemeriksaannya," harap Hendra.