SHABDA
Cari berita…
Peristiwa

Bayi Disebut Dibuang di Pati, Polisi Temukan Fakta Mengejutkan di Balik Kardus

Nahidur Rohman
Nahidur Rohman
Bayi Disebut Dibuang di Pati, Polisi Temukan Fakta Mengejutkan di Balik Kardus
Kapolsek Margorejo AKP Sahlan (Foto: Shabda.id)

Polisi menemukan fakta bahwa bayi tersebut lahir di rumah yang berada di Desa Badegan, ibu bayi diketahui merupakan warga setempat

Pati, Shabda.id- Kabar penemuan bayi laki-laki di dalam kardus di Desa Badegan, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, yang sempat menggegerkan warga ternyata merupakan rekayasa.

Bayi tersebut ternyata bukan ditemukan terlantar di pinggir jalan seperti kabar yang beredar. Polisi mengungkap, skenario tersebut sengaja dibuat oleh pihak keluarga bayi.

Peristiwa itu sebelumnya viral setelah foto-foto bayi di dalam kardus beredar di media sosial pada Selasa 08 September 2026 malam. Dalam foto yang beredar, bayi tampak berada di dalam kardus dengan kondisi tali pusat atau ari-ari masih menempel.

Narasi yang berkembang saat itu menyebut bayi ditemukan dan kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan. Namun, hasil penyelidikan polisi mengungkap fakta berbeda.

Kapolsek Margorejo, AKP Sahlan, mengatakan kecurigaan muncul saat petugas melakukan penanganan awal terhadap kasus tersebut.

Polisi kemudian berkoordinasi dengan bidan desa untuk menelusuri data warga yang baru saja melahirkan.

"Dari penelusuran data bidan desa, ada salah satu warga yang dicurigai. Setelah kami mendatangi rumahnya di Desa Badegan, kami menemukan adanya bercak darah. Setelah didalami, ternyata bayi memang dilahirkan di rumah itu," ujar AKP Sahlan, Rabu 09 September 2026.

Pada Selasa malam, sepasang suami istri yang merupakan kakek dan nenek bayi tersebut mendatangi UGD Rumah Sakit Keluarga Sehat Hospital (KSH) Pati.

Mereka membawa bayi laki-laki menggunakan wadah kardus.

Kepada petugas medis, keduanya mengaku menemukan bayi tersebut dalam kondisi terlantar di jalan.

Namun, keterangan tersebut kemudian menimbulkan kecurigaan polisi.

Terlebih, kondisi bayi masih menunjukkan tanda-tanda baru dilahirkan, dengan tali pusat atau ari-ari masih menempel.

Dari hasil penelusuran, polisi akhirnya menemukan fakta bahwa bayi tersebut lahir di rumah yang berada di Desa Badegan. Ibu bayi diketahui merupakan warga setempat.

Polisi kemudian mendalami alasan keluarga membuat skenario seolah-olah bayi tersebut ditemukan di jalan.

AKP Sahlan menjelaskan, ibu bayi tersebut diketahui masih terikat pernikahan sah dengan seorang pria yang berdomisili di Kabupaten Kudus.

Namun, hubungan rumah tangga keduanya saat ini tengah dalam proses perceraian.

Kondisi tersebut diduga menjadi salah satu latar belakang keluarga memilih membuat skenario penemuan bayi. Meski demikian, polisi masih melakukan pendalaman terhadap motif dan pihak-pihak yang terlibat dalam rekayasa tersebut.

Polisi juga masih memastikan rangkaian kejadian sejak proses kelahiran bayi hingga bayi tersebut dibawa ke rumah sakit.

Dengan terungkapnya fakta tersebut, kabar mengenai bayi yang disebut sengaja dibuang di pinggir jalan dipastikan tidak sesuai dengan kejadian sebenarnya.

Bagikan ke Teman Anda

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram
Nahidur Rohman

Penulis

Nahidur Rohman

"Berdedikasi untuk menyajikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi seluruh pembaca SHABDA."

Komentar Pembaca

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan.

Artikel Terkait