Pati, Shabda.id- Niat hati memberikan kejutan ulang tahun kepada istrinya di sebuah kamar kos di Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati. Pria asal Demak, justru harus berurusan dengan pihak kepolisian.
Pasalnya, E.E. alias K (25), warga Kecamatan Guntur, Demak, menusuk seorang pria berinisial A.K.A. di kamar kos hingga korban meninggal dunia, pada Ahad 27 September 2026 sekitar pukul 04.00 WIB.
Kasus itu terungkap setelah Satreskrim Polresta Pati melakukan penyelidikan atas dugaan penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia.
Berdasarkan keterangan polisi, E.E. awalnya datang ke tempat kos istrinya, V.D, untuk memberikan kejutan ulang tahun kepada sang istri.
Namun, setibanya di kamar kos, E.E. justru mendapati seorang laki-laki yang tidak dikenalnya berada di dalam kamar. Pria tersebut diketahui berinisial A.K.A. dan disebut sempat bersembunyi di balik pintu kamar mandi.
Baca Juga:
Situasi kemudian memanas. Polisi menyebut E.E. terdorong rasa sakit hati dan kecewa hingga mengambil sebuah pisau lipat yang berada di area dapur kos.
Pisau tersebut kemudian digunakan untuk menusuk paha kiri korban sebanyak satu kali. Korban sempat mendapatkan pertolongan dan dilarikan ke Rumah Sakit Keluarga Sehat Hospital Tayu. Namun, nyawanya tidak tertolong, akibat kehilangan banyak darah.
Dalam proses penyidikan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya satu bilah pisau lipat berbahan stainless steel dengan panjang sekitar 25 sentimeter dan gagang kayu.
Polisi juga mengamankan satu unit sepeda motor Honda Vario 160 warna biru yang disebut milik tersangka.
Selain itu, pakaian milik korban dan tersangka yang terdapat bercak darah serta satu buah flashdisk berisi rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian turut diamankan sebagai barang bukti.
Saat ini, E.E. telah diamankan dan ditahan di Polresta Pati untuk menjalani proses hukum. Atas perkara tersebut, tersangka dijerat Pasal 468 ayat (3) KUHP Baru sebagaimana UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang penganiayaan yang mengakibatkan matinya orang, dengan pidana penjara paling lama tujuh tahun.