SHABDA
Cari berita…
Ekonomi

Berkah Tahun Ajaran Baru, Toko Atribut Sekolah di Pati Kebanjiran Orderan

Arif Saifudin
Arif Saifudin
Berkah Tahun Ajaran Baru, Toko Atribut Sekolah di Pati Kebanjiran Orderan
Toko atribut sekolah yang berlokasi di Jalan Indraika Nomor 2, Perumahan Sukoharjo Indah, Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati (Foto: Shabda.id)

Setiap hari, para orang tua murid datang silih berganti untuk berburu seragam dan aksesori sekolah yang rapi serta sesuai standar bagi anak-anak mereka

Pati, Shabda.id- Pergantian tahun ajaran baru 2026/2027 menjadi ladang rezeki yang melimpah bagi para pengusaha perlengkapan sekolah.

Salah satu yang kecipratan berkah tahunan ini adalah Ahbarina Novia Rahma (25), pemilik toko atribut sekolah yang berlokasi di Jalan Indraika Nomor 2, Perumahan Sukoharjo Indah, Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati.

Sejak memasuki bulan Juni, toko yang dikelola Rina bersama keluarganya ini nyaris tidak pernah sepi. Setiap hari, para orang tua murid datang silih berganti untuk berburu seragam dan aksesori sekolah yang rapi serta sesuai standar bagi anak-anak mereka.

"Dari Juni sampai sekarang ramai terus. Pembelinya mulai dari yang cari seragam SD, SMP, sampai SMA. Apalagi anak-anak yang baru hari pertama masuk sekolah, pasti sibuk cari seragam baru," ujar perempuan yang akrab disapa Rina ini saat ditemui di tokonya, Selasa 14 Juli 2026.

Salah satu alasan mengapa toko Rina menjadi rujukan utama adalah kelengkapan produknya. Di sini, kebutuhan sekolah tersedia lengkap dari ujung kepala hingga ujung kaki. Mulai dari seragam, badge (logo emblem), dasi, topi, ikat pinggang, hingga kaus kaki tersedia dalam satu tempat.

Kepraktisan inilah yang membuat konsumen betah. Dari sekian banyak item, kaus kaki menjadi produk yang paling diburu.

"Paling laris itu kaus kaki putih yang polos maupun berlogo. Sekali beli, satu orang bisa langsung memborong sampai 5 pasang," tambah dia.

Saking tingginya antusiasme warga, toko yang biasanya hanya buka dari pagi hingga sore ini terpaksa memperpanjang jam operasionalnya hingga malam hari. Pada bulan Juli, antrean pembeli bahkan mengular panjang dari meja kasir hingga ke pintu masuk.

Bagikan ke Teman Anda

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram
Arif Saifudin

Penulis

Arif Saifudin

"Berdedikasi untuk menyajikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi seluruh pembaca SHABDA."

Komentar Pembaca

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan.

Artikel Terkait