SHABDA
Cari berita…
Lingkungan

Bukan Proyek, Pemkab Kudus Tanam 50 Pohon Tiap Jum'at untuk Hijaukan Jalan

Arif Saifudin
Arif Saifudin
Bukan Proyek, Pemkab Kudus Tanam 50 Pohon Tiap Jum'at untuk Hijaukan Jalan
Bupati Kudus Sam'ani Intakoris menanam pohon Pule di Jl Ahmad Yani sebagai pengganti pohon yang telah mati (Foto: Shabda.id)

Pohon-pohon tersebut antara lain berasal dari sumbangan masyarakat yang dikumpulkan saat peringatan Hari Jadi Kabupaten Kudus maupun Proklamasi Kemerdekaan

Kudus, Shabda.id- Pemerintah Kabupaten Kudus menegaskan penanaman pohon di sejumlah ruas jalan bukan merupakan proyek pengadaan khusus.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program penghijauan sekaligus penyulaman tanaman yang mati atau rusak.

Bupati Kudus Sam’ani Intakoris mengatakan, Pemkab Kudus kini menggencarkan penanaman pohon secara rutin setiap Jumat dengan target minimal 50 pohon.

“Setiap Jumat kami perintahkan kepada PKPLH untuk menanam pohon, minimal 50 pohon. Tanaman yang sudah mati atau rusak kita sulami,” kata Sam’ani, Jum'at 25 September 2926.

Menurutnya, jenis pohon yang ditanam antara lain pulai dan tabebuya. Pemilihan jenis tanaman disesuaikan dengan kondisi lokasi, termasuk mempertimbangkan karakter akar agar tidak mengganggu badan jalan maupun trotoar.

Sam’ani menjelaskan, sebagian pohon yang digunakan bukan berasal dari pengadaan proyek khusus. Pohon tersebut antara lain berasal dari sumbangan masyarakat yang dikumpulkan saat peringatan Hari Jadi Kabupaten Kudus maupun Proklamasi Kemerdekaan.

“Yang mana itu dikumpulkan saat peringatan Hari Jadi Kabupaten Kudus maupun Proklamasi Kemerdekaan,” ujarnya.

Penanaman pohon di sejumlah ruas jalan sebelumnya menjadi perhatian masyarakat setelah aktivitas tersebut ramai diperbincangkan di media sosial. Salah satu sorotan berkaitan dengan lokasi penanaman yang berada di sekitar trotoar dan badan jalan.

Sam’ani mengatakan, kritik masyarakat menjadi masukan bagi pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi.

“Kami ucapkan terima kasih atas kritikan dan masukannya. Kalau memang kita salah, kita perbaiki dan kita tata lagi,” jelasnya.

Ia juga memastikan pemilihan tanaman dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi lokasi. Kekhawatiran mengenai akar pohon yang berpotensi merusak trotoar maupun fasilitas jalan akan menjadi perhatian dalam pemeliharaan.

Jika nantinya tanaman mengganggu fasilitas jalan, pemerintah akan melakukan penataan atau pemangkasan sesuai kebutuhan.

Sam’ani menegaskan penghijauan tidak berhenti pada penanaman. Tanaman yang sudah ditanam akan terus dipantau dan dirawat, termasuk mengganti pohon yang mati.

Selain PKPLH, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) juga diminta ikut melakukan penghijauan di halaman kantor maupun lingkungan sekitarnya.

Penghijauan jalan, kata Sam’ani, diperlukan untuk menambah kawasan hijau sekaligus membantu memperbaiki kualitas lingkungan perkotaan.

“Penghijauan jalan itu penting untuk ayaman jalan, memperkuat sirkulasi udara. Ketika kendaraan mengeluarkan CO2, diserap oleh pohon-pohon yang ada,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Kudus Hari Wibowo mengatakan, keberadaan pohon di sepanjang jalan diharapkan membuat lingkungan lebih hijau, sehat, dan teduh.

“Penanaman ini untuk menghijaukan, menyehatkan, sekaligus menjadi peneduh. Pengguna jalan tidak hanya naik motor atau mobil, tetapi ada juga pejalan kaki,” katanya.

Menurut Hari, penghijauan semakin penting seiring perkembangan Kudus sebagai daerah industri. Keberadaan pohon di kawasan perkotaan diharapkan membantu menyediakan oksigen, mengurangi polusi, serta membuat lingkungan lebih asri.

Program tersebut juga akan disinergikan dengan pembersihan saluran drainase. Dengan demikian, penghijauan tidak hanya berfokus pada penanaman, tetapi juga diikuti pemeliharaan lingkungan dan infrastruktur jalan.

Pemkab Kudus berharap pola penanaman rutin dan penyulaman tanaman yang mati tersebut dapat membuat penghijauan jalan berlangsung berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial.

Bagikan ke Teman Anda

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram
Arif Saifudin

Penulis

Arif Saifudin

"Berdedikasi untuk menyajikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi seluruh pembaca SHABDA."

Komentar Pembaca

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan.

Artikel Terkait