Pati, Shabda.id- Rombongan Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) yang tengah dalam perjalanan menuju Jakarta mengaku mengalami insiden pelemparan batu terhadap bus yang mereka tumpangi.
Koordinator AMPB, Teguh Istiyanto, mengatakan peristiwa tersebut terjadi di ruas tol sekitar KM 55. Pelemparan diduga dilakukan oleh dua orang tak dikenal dari atas jembatan penyeberangan orang (JPO).
Teguh menyampaikan laporan tersebut saat rombongan berada di sekitar KM 51. Ia menyebut batu yang dilempar mengenai bagian kaca bus.
"Saya melaporkan, saya menuju ke DPR RI. Posisi di tol KM 51, baru saja terjadi pelemparan di kaca bus oleh dua orang tak dikenal. Pelemparan dilakukan dari JPO, kejadiannya di KM 55," ujar Teguh.
Menurutnya, insiden tersebut tidak lagi sebatas gangguan terhadap perjalanan, tetapi dinilai sudah mengarah pada ancaman fisik terhadap rombongan.
"Ini sudah ada upaya gangguan fisik, upaya untuk penganiayaan terhadap kami," tegasnya.
Baca Juga:
Teguh kemudian meminta masyarakat yang melintas di jalur tersebut untuk memberikan perhatian dan, jika memungkinkan, mengawal perjalanan rombongan AMPB hingga tiba di Gedung DPR RI.
Ia juga meminta masyarakat Indonesia turut memberikan dukungan agar rombongan dapat melanjutkan agenda yang mereka bawa ke Jakarta.
"Tolong ini disebarkan untuk masyarakat seluruh Indonesia. Saya mohon untuk warga yang kebetulan lewat sini, tolong kami dikawal sampai ke DPR RI," katanya.
Teguh menegaskan rombongan AMPB tetap berupaya melanjutkan perjalanan menuju Jakarta untuk mengikuti agenda aksi yang telah direncanakan.
"Kami mohon dukung dan bantu kami, kawal kami, supaya kami bisa melanjutkan misi ini untuk pengesahan RUU Perampasan Aset dan hukum mati koruptor," pungkasnya.
Hingga berita ini ditulis, belum diketahui identitas dua orang yang disebut Teguh sebagai pelaku pelemparan maupun motif di balik kejadian tersebut. Belum ada pula keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait insiden tersebut.