Kudus, Shabda.id- Warga sekitar Pasar Kliwon pada Senin 05 Oktober 2026 petang dibuat geger. Seorang pemuda ditemukan tergeletak di lantai dasar Pasar Kliwon sisi barat.
Dari informasi yang dihimpun, pemuda yang diketahui bernama Madliun (22), diduga terjatuh dari lantai lima Pasar Kliwon Kudus.
Darah terlihat mengalir dari bagian kepala dan mulut korban.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 18.00 WIB, ketika kondisi Pasar Kliwon mulai sepi.
Madliun diketahui merupakan perantau asal Wonosobo yang bekerja di salah satu toko sepatu di Pasar Kliwon.
Rekan korban sekaligus saksi, Syafi'i (27), mengatakan dirinya mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat kabar dari bosnya bahwa Madliun terjatuh dari lantai atas pasar.
Menurut Syafi'i, korban tidak terlihat sejak Senin pagi karena sedang libur bekerja. Ia kemudian mendapat kabar bahwa rekannya mengalami kecelakaan.
"Dari pagi sudah tidak kelihatan, kejadian menjelang magrib sekitar pukul 17.30 WIB," ungkap Syafi'i.
Baca Juga:
Sementara itu, Kapolsek Kota Kudus AKP Rusmanto mengatakan pihaknya bersama Tim Inafis Polres Kudus telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Berdasarkan pemeriksaan awal, korban diduga sebelumnya bermain sepeda di lantai atas pasar. Korban kemudian diduga hendak berswafoto di lantai lima sebelum akhirnya terjatuh hingga ke lantai dasar.
"Korban diduga terjatuh setelah bermain sepeda, dari lantai lima ke lantai dasar," kata AKP Rusmanto.
Setelah ditemukan, korban langsung dievakuasi dan dilarikan ke RSUD dr Loekmono Hadi Kudus untuk mendapatkan penanganan medis.
Rusmanto mengatakan korban diduga masih sempat merintih kesakitan setelah terjatuh. Saat ditemukan, korban dalam posisi terlentang dengan darah keluar dari bagian kepala dan mulut.
"Sepeda tertinggal di lantai atas, sudah diamankan sebagai barang bukti. Kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap kronologi pastinya," jelasnya.
Polisi mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati ketika melakukan aktivitas, terutama di tempat-tempat yang memiliki risiko membahayakan keselamatan.
Rusmanto juga meminta orang tua mengawasi anak-anak agar tidak bermain di lokasi yang berbahaya, khususnya area dengan ketinggian.
"Harus tetap menjaga keselamatan dan keamanan dalam beraktivitas, tidak bermain di tempat yang membahayakan nyawa, terlebih di tempat ketinggian," pesannya.