Kudus, Shabda.id -- Bupati Kudus Sam'ani Intakoris bersama Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton serta jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Kudus turun langsung mengampanyekan potensi sport tourism daerah.
Aksi unik ini dilakukan dengan berjalan kaki bersama dari Alun-alun Simpang 7 Kudus sampai dengan Supersoccer Arena dalam rangkaian gelaran internasional Srikandi Merdeka Cup 2026.
Diketahui, Srikandi Merdeka Cup merupakan turnamen internasional sepak bola wanita usia muda (U-16) yang diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation berkolaborasi dengan PSSI dan dipersembahkan oleh Caffino. Turnamen ini pun berpusat di Supersoccer Arena, Kudus yang berlangsung pada 14-23 Agustus 2026.
Di sela-sela kepadatan agenda perayaan HUT ke-81 RI pada Senin (17/8/2026) pagi, Bupati Sam'ani berjalan berdampingan dengan Kapolres, Dandim, Kajari, Ketua Pengadilan Negeri, hingga pimpinan DPRD Kabupaten Kudus serta perwakilan penyelenggara acara.
Langkah jalan kaki bersama ini, menjadi simbol komitmen penuh pemerintah daerah dalam mendukung perkembangan pariwisata berbasis olahraga di Kabupaten Kudus.
"Tadi saya bersama Forkopimda serta perwakilan Djarum Foundation berjalan kaki bersama. Ini bagian dari kampanye sport tourism sekaligus mengawal program kejuaraan Srikandi Merdeka Cup," ujar Bupati.
Melalui aksi tersebut, Sam'ani ingin menegaskan bahwa Kudus siap menjadi tuan rumah yang ramah, terbuka, dan santun bagi para tamu yang datang.
Terlebih kejuaraan Srikandi Merdeka Cup 2026 diikuti oleh sejumlah tim dari Indonesia dan tim internasional dari Arab Saudi, Yordania, Thailand, Malaysia, Singapura, serta Hong Kong, China.
"Kita terima para tamu dengan santun dan baik. Semoga acara ini terus berjalan," kata Bupati.
Pihaknya menegaskan, kejuaraan sepak bola wanita ini membawa dampak positif yang besar bagi daerah, baik dari segi olahraga maupun perekonomian.
Baca Juga:
Sam'ani menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas kepercayaan menjadikan Kabupaten Kudus sebagai tuan rumah event internasional ini.
"Alhamdulillah, Kabupaten Kudus kedatangan event internasional yang luar biasa. Ini menjadi berkah dan rahmat bagi kita semua," ujarnya.
Dampak ekonomi tersebut terasa langsung di lapangan. Sam'ani menyebutkan okupansi hotel, jasa rental kendaraan, pusat kuliner, hingga produk-produk UMKM lokal mengalami peningkatan pesat selama ajang ini berlangsung.
Di tengah kemeriahan acara dan peringatan HUT Kemerdekaan RI, Bupati Kudus juga menyampaikan rasa keprihatinan serta empati atas bencana alam yang menimpa masyarakat di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Pihaknya bersama panitia penyelenggara Srikandi Merdeka Cup berencana menggelar aksi penggalangan dana kemanusiaan.
"Malam nanti kita akan mengadakan penggalangan dana. Teman-teman dari panitia Srikandi Merdeka Cup juga sudah menyampaikan pesan simpati dan kepedulian 'Pray for NTT'. Semoga bantuan yang digalang nanti bisa sedikit meringankan beban saudara-saudara kita di sana," tuturnya.
Sementara itu, Program Director Srikandi Merdeka Cup, Teddy Tjahjono, mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh dari Pemkab Kudus dan jajaran Forkopimda sehingga rangkaian acara berjalan lancar.
Ia menjelaskan, kejuaraan ini menjadi wadah pembinaan berjenjang bagi para pesepak bola putri di tanah air. Mengingat sebagian besar materi pemain tim nasional sepak bola putri Indonesia di ajang ini merupakan jebolan dari kompetisi berejenjang Women's Soccer Trilogy 2026.
Terkait tingginya antusiasme warga yang ingin menyaksikan pertandingan secara langsung, pihak penyelenggara menyampaikan permohonan maaf karena kapasitas tribun Supersoccer Arena terbatas sekitar 1.000 hingga 1.200 penonton.
Untuk memfasilitasi penonton yang tidak bisa masuk ke stadion, panitia menyediakan layar lebar di luar area, bahkan berencana menggelar nonton bareng di Alun-Alun Kudus jika tim Indonesia berhasil menembus babak final.