Pati, Shabda.id- Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Pati mengingatkan seluruh elemen masyarakat agar tidak membawa persoalan politik maupun sosial ke dalam isu keagamaan.
Pesan tersebut disampaikan Ketua FKUB Kabupaten Pati Ahmad Manhajussidad Shonhaji dalam Dialog Kerukunan Antar Umat Beragama di Pendopo Kabupaten Pati, Rabu 01 Juli 2026.
Menurut Shonhaji, selama ini berbagai dinamika yang terjadi di Kabupaten Pati mampu dikelola dengan baik melalui koordinasi antara FKUB dan Pemerintah Kabupaten Pati.
"Kalau selama ini banyak dinamika di Kabupaten Pati, FKUB bersama pemerintah daerah senantiasa menjaga agar dinamika itu tidak menyentuh sisi-sisi keberagamaan," katanya.
Baca Juga:
Ia menegaskan seluruh tokoh agama di Kabupaten Pati memiliki komitmen yang sama untuk menjaga persatuan masyarakat.
"Meskipun ada gejolak-gejolak politik, kami semua punya komitmen yang sangat kuat antarumat beragama. Jangan sampai isu yang sebenarnya bukan isu agama kemudian ditunggangi menjadi isu agama. Itu akan sangat berbahaya dan kita tidak bisa mengatasinya," tegasnya.
Selain menjaga kerukunan, FKUB juga berkomitmen membantu seluruh umat beragama menjalankan ibadah sesuai keyakinannya masing-masing, termasuk memberikan pendampingan terhadap legalitas rumah ibadah.
"Kalau di daerah lain masih ada isu pelarangan tempat ibadah, FKUB Kabupaten Pati justru memiliki semangat membantu untuk melegalkan dan memformalkan tempat ibadah. Kendala di lapangan kami selesaikan melalui dialog," ungkapnya.
Melalui sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat, FKUB berharap Kabupaten Pati tetap menjadi daerah yang damai serta mampu menjaga persatuan di tengah keberagaman agama dan kepercayaan.