SHABDA
Cari berita…
Pendidikan

HUT ke-104, SMK Tamansiswa Kudus Buktikan Keunggulan Pendidikan Berbasis Karakter

Arif Saifudin
Arif Saifudin
HUT ke-104, SMK Tamansiswa Kudus Buktikan Keunggulan Pendidikan Berbasis Karakter
Penyerahan doorprize di HUT ke-104 Perguruan Tamansiswa (Foto: Shabda.id)

Cara Tamansiswa Kudus menjaga warisan Ki Hajar Dewantara di era modern

Kudus, Shabda.id- Puncak perayaan HUT ke-104 Perkumpulan Keluarga Besar Taman Siswa (PKBTS) Kabupaten Kudus digelar pada Ahad 05 Juli 2026 di SMK Tamansiswa Kudus.

Dari pantauan dilapangan, ratusan keluarga besar Tamansiswa mengikuti jalan sehat, pemotongan tumpeng, hingga pembagian doorprize sebagai wujud mempererat silaturahmi antargenerasi.

Di tahun 2026, HUT mengusung tema "Berkarya dalam Kebersamaan dan Bertumbuh dalam Kemerdekaan".

Tema tersebut menjadi refleksi semangat Tamansiswa dalam melanjutkan perjuangan pendidikan nasional yang telah dirintis sejak 3 Juli 1922 dengan menempatkan peserta didik sebagai pusat pendidikan.

Pembina PKBTS Kudus, Ki Untung Sutrisno, mengatakan rangkaian kegiatan HUT telah dimulai sejak 3 Juli melalui agenda internal sekolah.

Selanjutnya pada Sabtu, 4/7/2026, digelar deklarasi penguatan nilai-nilai ketamansiswaan, sebelum ditutup dengan acara puncak yang melibatkan seluruh keluarga besar Tamansiswa.

"Hari ini merupakan puncak kegiatan yang diselenggarakan secara kolaboratif antara PKBTS dengan sekolah. Momentum ini menjadi ajang mempererat kebersamaan sekaligus memperkuat semangat perjuangan Tamansiswa," ujar Ki Untung.

Selain menjadi ajang silaturahmi, peringatan HUT juga dimanfaatkan sebagai momentum memperkuat organisasi. Menurut Ki Untung, Tamansiswa saat ini tengah melakukan konsolidasi di tingkat nasional sebagai persiapan menghadapi Kongres Tamansiswa pada 2027.

"Tahun ini kami fokus melakukan konsolidasi ke dalam sebagai persiapan Kongres 2027. Kongres merupakan amanah organisasi sekaligus forum tertinggi bagi keluarga besar Tamansiswa," katanya.

Di bidang pendidikan, Tamansiswa Kudus juga mencatat perkembangan yang positif. Penerimaan peserta didik baru di SMK Tamansiswa Kudus meningkat sekitar 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Hingga awal Juli, sekitar 100 siswa telah melakukan daftar ulang dan terbagi dalam lima rombongan belajar.

Menurut Ki Untung, peningkatan tersebut tidak terlepas dari berbagai kompetensi keahlian yang dimiliki sekolah. Salah satu program unggulan adalah Kecantikan dan Spa yang mendapat pendampingan dari Djarum Foundation sejak 2012.

Selain itu, SMK Tamansiswa Kudus juga membuka kompetensi Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis, Akuntansi dan Keuangan Lembaga, Pemasaran, serta Broadcasting dan Perfilman.

"Tamansiswa tetap istiqomah di jalurnya, mendidik manusia sesuai kodrat alam siswa. Kami lebih mengutamakan pembentukan karakter dan perubahan perilaku. Bukan berarti akademik tidak penting, tetapi akhlakul karimah menjadi prioritas utama," tegasnya.

Sementara itu, Ketua PKBTS Kudus periode 2023–2028, Ki Nur Afandi, mengatakan PKBTS hadir sebagai wadah yang menghimpun alumni lintas generasi untuk bersama-sama menjaga keberlangsungan Perguruan Tamansiswa di Kudus.

Organisasi tersebut juga telah memiliki legalitas resmi melalui akta notaris dan pengesahan dari Kementerian Hukum dan HAM sehingga semakin memperkuat perannya dalam mendukung perkembangan perguruan.

"Peran kami adalah menjadi pagar yang menjaga eksistensi Tamansiswa. Sebisa mungkin kami membantu kebutuhan perguruan agar tetap berkembang. Persaingan sekolah saat ini sangat ketat, sehingga kami sebagai alumni siap membantu mencarikan solusi terbaik agar eksistensi Tamansiswa tetap terjaga dan semakin berkembang," pungkasnya.

Bagikan ke Teman Anda

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram
Arif Saifudin

Penulis

Arif Saifudin

"Berdedikasi untuk menyajikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi seluruh pembaca SHABDA."

Komentar Pembaca

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan.

Artikel Terkait