Kudus, Shabda.id -- Kuliner tradisional khas Kabupaten Kudus kini mulai naik kelas ke kancah modern. Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Kudus, Endhah Sam’ani Intakoris, melakukan kunjungan langsung ke SMK Negeri 3 Kudus untuk meninjau inovasi pengolahan Lentog Tanjung dalam kemasan kaleng, Rabu (10/6/2026).
Inovasi unik ini berhasil dikembangkan oleh unit food processing Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP) SMKN 3 Kudus.
Melalui sentuhan teknologi pangan, kuliner legendaris yang biasanya disajikan segar di warung-warung tersebut kini memiliki daya simpan yang sangat panjang, yakni hingga satu tahun tanpa mengurangi cita rasa khasnya.
Ketua Dekranasda Kudus, Endhah Sam’ani Intakoris memberikan apresiasi yang tinggi atas kreativitas luar biasa yang ditunjukkan oleh para siswa dan guru pendamping di sekolah tersebut.
"Saya sangat mengapresiasi dan bangga dengan kreativitas anak-anak serta guru di SMKN 3 Kudus. Ini adalah terobosan yang sangat luar biasa, di mana kuliner tradisional seperti Lentog Tanjung bisa dikemas secara modern dalam bentuk kalengan dan bisa bertahan sampai satu tahun," ujar Endhah di sela-sela kunjungannya.
Baca Juga:
Menurut Endhah, inovasi teknologi pangan ini menjadi angin segar dan langkah strategis untuk membawa kuliner lokal menembus pasar yang jauh lebih luas, bahkan hingga ke luar daerah dan nasional.
"Terobosan ini tidak hanya meningkatkan nilai jual produk lokal kita, tetapi juga menjadi sarana yang sangat efektif untuk memperkenalkan kekayaan kuliner khas Kudus ke masyarakat luas di luar daerah tanpa perlu khawatir basi di jalan," tambahnya.
Menariknya, unit food processing SMKN 3 Kudus tidak hanya sukses mengalengkan Lentog Tanjung. Mereka juga mengembangkan berbagai menu tradisional khas Kudus dan pesisir lainnya ke dalam kemasan kaleng.
Beberapa produk inovasi yang turut diproduksi antara lain ikan gabus kuah santan, semur kuthuk (ikan gabus), hingga kudapan manis khas seperti telo gondhang.
Bagi masyarakat yang penasaran dan ingin mencicipi sensasi praktis kuliner kalengan ini, produk-produk unggulan hasil karya siswa SMKN 3 Kudus tersebut kini sudah dipasarkan secara resmi.
Konsumen bisa mendapatkannya langsung di Galeri Dekranasda Kabupaten Kudus maupun melalui berbagai platform pemasaran daring (online).