Pati, Shabda.id - Kondisi Jembatan Kasiyan di Desa Kasiyan, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, yang mengarah ke Kudus, mengalami kerusakan cukup berat.
Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati menyebut kerusakan tersebut membutuhkan penggantian total plat lantai jembatan.
Hal itu disampaikan Hasto Utomo Kepala bidang Bina marga Kabupaten Pati setelah petugas melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi jembatan tersebut.
Menurutnya, kerusakan cukup serius karena terdapat perbedaan ketinggian pada plat lantai jembatan yang berlubang hingga sekitar 15 sentimeter.
"Kerusakannya cukup berat mas karena perbedaan tinggi plat lantai jembatan yang berlubang sudah kurang lebih 15 cm, sehingga penanganan harus mengganti total plat lantai jembatannya," ujar Hasto.
Untuk sementara, DPUTR telah melakukan langkah pengamanan dengan memasang rambu-rambu serta mengalihkan kendaraan truk bermuatan berat agar tidak melintas di jembatan tersebut.
Namun, pihak DPUTR mendapat informasi bahwa rambu-rambu yang telah dipasang justru dipinggirkan.
Baca Juga:
"Penanganan awal dengan memberi rambu-rambu dan mengalihkan truk muatan berat agar tidak lewat. Tapi infonya rambu-rambunya dipinggirkan," katanya.
DPUTR pun kembali memasang rambu-rambu tersebut pada Jum'at 11 September 2026. Hasto menegaskan, pengalihan truk bermuatan berat akan diberlakukan hingga dilakukan penanganan permanen.
Pasalnya, kendaraan dengan beban berat yang tetap melintas dikhawatirkan memperparah kondisi jembatan.
"Pengalihan truk muatan berat harus menunggu penanganan permanen mas, karena kalau lewat situ bisa memperparah kerusakan jembatan," tegasnya.
Sementara itu, perbaikan permanen belum dapat dilakukan dalam waktu dekat. DPUTR merencanakan penggantian total plat lantai jembatan pada awal 2027.
Menurut Hasto, pekerjaan tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama sehingga tidak memungkinkan dikerjakan melalui perubahan anggaran tahun ini.
"Penanganan permanen direncanakan di awal tahun 2027, karena kalau di perubahan anggaran waktunya tidak mencukupi untuk membongkar dan mengganti platnya," jelasnya.
Dengan kondisi tersebut, pengguna jalan, khususnya kendaraan bermuatan berat, diminta mematuhi pengalihan lalu lintas yang diberlakukan demi mencegah kerusakan jembatan semakin parah maupun potensi membahayakan pengguna jalan.