SHABDA
Cari berita…
Peristiwa

Kahudi Bantah Mundur dari Persiku: “Saya Tidak Mundur, Tapi Dijadikan Dirtek”

Arif Saifudin
Arif Saifudin
Kahudi Bantah Mundur dari Persiku: “Saya Tidak Mundur, Tapi Dijadikan Dirtek”
Kahudi Wahyu membantah mundur dari kursi pelatih kepala Persiku (Foto: Ilustrasi AI)

Keputusan tersebut berasal dari manajemen Persiku dan dirinya berada dalam posisi menerima keputusan tersebut

Kudus, Shabda.id- Kabar mengejutkan datang dari Persiku Kudus. Pelatih kepala Macan Muria, Kahudi Wahyu Widodo, disebut mundur dari kursi kepelatihan.

Kabar pertama kali mencuat dari akun Facebook Persiku Kudus News, Kamis 08 Oktober 2026 malam. Melalui sebuah unggahan, akun tersebut menyampaikan pesan perpisahan kepada Kahudi dan menyebut pelatih asal tersebut telah meninggalkan kursi pelatih kepala Persiku Kudus.

“Terima kasih atas dedikasi coach Kahudi Wahyu Widodo," tulis Persiku Kudus News dalam unggahannya.

Dalam caption yang sama disebutkan bahwa kabar tersebut datang dari Bantul. Akun tersebut juga menyebut untuk sementara waktu posisi pelatih kepala Persiku akan diisi Bambang Pujo Sumantri sebagai caretaker.

“Kabar datang dari Bantul, Coach Kahudi Wahyu meninggalkan kursi pelatih kepala Persiku Kudus. Untuk sementara waktu, Coach Bambang akan menjadi Caretaker,” tulisnya.

Unggahan tersebut kemudian dengan cepat menyebar ke sejumlah grup WhatsApp dan media sosial. Kabar mengenai Kahudi yang disebut meninggalkan kursi pelatih kepala Persiku pun sontak menjadi perhatian publik sepak bola Kudus.

Namun, beberapa saat kemudian muncul klarifikasi langsung dari Kahudi.

Kahudi membantah kabar bahwa dirinya mengundurkan diri dari Persiku.

Ia justru menyebut dirinya mendapat informasi mengenai perubahan posisi dari pelatih kepala menjadi Direktur Teknik (Dirtek) Persiku.

“Saya tidak mundur tapi dijadikan dirtek,” ujar Kahudi saat dihubungi awak media, pada Kamis 08 Oktober 2026 malam.

Menurut Kahudi, perubahan posisi tersebut bukan merupakan keputusan pribadi. Ia menyebut keputusan tersebut berasal dari manajemen Persiku dan dirinya berada dalam posisi menerima keputusan tersebut.

Kendati demikian, Kahudi mengaku masih menunggu surat keputusan resmi dari manajemen Persiku.

“Keputusan manajemen, saya hanya menerima saja. Ini masih menunggu SK dari manajemen. Kesepakatan, sementara informasinya begitu (jadi dirtek),” jelasnya.

Namun, pernyataan Kahudi ternyata belum sejalan dengan keterangan manajemen Persiku. Manajer Persiku, Miftah, menegaskan bahwa hingga Kamis (08/10/2026), manajemen belum mengambil keputusan resmi terkait posisi Kahudi.

Miftah juga membantah kabar bahwa Kahudi mengundurkan diri maupun diberhentikan dari jabatan pelatih kepala.

“Tidak, kami belum ada keputusan apapun. Kami masih melihat kinerjanya juga. Sejauh ini hubungan kami baik-baik saja, tidak ada masalah. Belum ada keputusan resmi. Kalau kabar yang beredar di medsos kami tidak tahu,” tegasnya.

Perbedaan keterangan tersebut membuat masa depan Kahudi di tubuh Persiku masih menjadi tanda tanya.

Sementara Persiku sedang berada dalam tekanan pada awal kompetisi Pegadaian Championship 2026/2027. Macan Muria harus menghadapi sejumlah persoalan internal, termasuk kondisi finansial tim.

Persiku juga terpaksa menjalani laga kandang jauh dari Kudus serta mengawali kompetisi dalam kondisi minus poin.

Persiku sebelumnya juga menghadapi persoalan kesiapan pertandingan saat dijadwalkan bertemu PSIS. Laga tersebut akhirnya tidak dapat digelar dan Persiku harus menerima sanksi walkover (WO).

Dari sisi hasil pertandingan, performa Persiku pada awal musim juga belum sesuai harapan. Macan Muria baru mengoleksi satu hasil imbang dan harus menelan tiga kekalahan.

Rentetan persoalan tersebut membuat posisi tim pelatih dan manajemen ikut menjadi sorotan. Namun, sampai Kamis malam, belum ada keputusan tertulis dari manajemen Persiku mengenai perubahan posisi Kahudi Wahyu Widodo.

Dengan demikian, kabar Kahudi mundur dari kursi pelatih kepala belum bisa disebut sebagai keputusan final. Yang muncul saat ini justru dua versi berbeda: Kahudi menyebut dirinya akan bergeser menjadi Dirtek, sementara manajemen menyatakan belum mengambil keputusan.

Publik Persiku pun masih harus menunggu satu hal: surat keputusan resmi dari manajemen.

Bagikan ke Teman Anda

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram
Arif Saifudin

Penulis

Arif Saifudin

"Berdedikasi untuk menyajikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi seluruh pembaca SHABDA."

Komentar Pembaca

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan.

Artikel Terkait