SHABDA
Cari berita…
Unjuk Rasa

Kembali Bertolak ke Jakarta, AMPB Bawa Satu Bus Warga Pati Kawal Aspirasi di Depan DPR RI

Arif Saifudin
Arif Saifudin
Kembali Bertolak ke Jakarta, AMPB Bawa Satu Bus Warga Pati Kawal Aspirasi di Depan DPR RI
Kordinator AMPB Supriyono (Foto: Shabda.id)

Kehadiran AMPB di Jakarta bukan untuk membuat kericuhan, aksi tetap berlangsung damai sekaligus menyampaikan aspirasi yang mereka bawa

Pati, Shabda.id- Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), Supriyono alias Botok, kembali bertolak ke Jakarta pada Ahad 23 Agustus 2026 malam.

Kali ini, ia membawa puluhan warga Pati untuk bergabung dalam aksi yang digelar di depan Gedung DPR RI.

Rombongan berangkat menggunakan satu unit bus berkapasitas sekitar 28 penumpang dari kediaman Botok di wilayah Kaliampo, Desa Wangunrejo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati.

Keberangkatan tersebut menjadi lanjutan dari perjalanan AMPB ke Jakarta. Sebelumnya, Botok bersama 11 orang lainnya telah lebih dahulu berangkat menggunakan kendaraan pribadi pada Kamis 20 Agustus 2026.

Setelah beberapa hari berada di Jakarta, Botok sempat kembali ke Pati pada Sabtu malam. Namun, setelah menghadiri kegiatan yang telah dijadwalkan pada Minggu siang, ia kembali berangkat ke ibu kota dengan membawa tambahan massa.

“Kemarin kami pulang dari Jakarta ke Pati karena ada kegiatan Minggu jam satu siang yang tidak bisa ditinggalkan. Malam ini kami kembali lagi ke Jakarta untuk besok menggelar aksi, sosialisasi dan penggalangan donasi di depan DPR RI lagi,” ujar Botok.

Menurutnya, sekitar 20 warga Pati ikut dalam keberangkatan kali ini. Mereka nantinya akan bergabung dengan massa AMPB yang sebelumnya telah berada di Jakarta.

Di ibu kota, AMPB bergabung dengan Aliansi Rakyat Indonesia Bersatu (ARIB). Mereka dijadwalkan mengikuti sejumlah rangkaian aksi dengan membawa beberapa tuntutan, di antaranya mendorong pengesahan RUU Perampasan Aset dan pemberlakuan hukuman mati bagi koruptor.

Selama berada di Jakarta, kebutuhan logistik rombongan disebut mendapat dukungan dari relawan serta jaringan aktivis setempat.

“Untuk makanan dan minuman, teman-teman aktivis di Jakarta sudah menyiapkan. Jadi alhamdulillah untuk logistik aman,” kata Botok.

Meski kebutuhan logistik relatif terpenuhi, persoalan tempat beristirahat menjadi salah satu kendala yang dihadapi rombongan. Botok mengatakan, mereka beberapa kali harus berpindah tempat.

“Kami sempat di kantor bantuan hukum, kemudian pindah ke kantor organisasi jurnalis, dan akhirnya sekarang bermalam di tempat teman aktivis di Bogor,” ungkapnya.

Botok menegaskan, kehadiran AMPB di Jakarta bukan untuk membuat kericuhan. Ia memastikan rombongannya akan berupaya menjaga aksi tetap berlangsung damai sekaligus menyampaikan aspirasi yang mereka bawa.

“Kami di Jakarta ini tidak mau membuat kerusuhan. Kami di Jakarta itu mengawal aspirasi rakyat Indonesia,” tegasnya.

Bagikan ke Teman Anda

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram
Arif Saifudin

Penulis

Arif Saifudin

"Berdedikasi untuk menyajikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi seluruh pembaca SHABDA."

Komentar Pembaca

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan.

Artikel Terkait