Kudus, Shabda.id- Kodim 0722/Kudus menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak kekeringan di Desa Glagahwaru, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus, Selasa 29 September 2026.
Bantuan disalurkan menggunakan mobil water tank milik Kodim 0722/Kudus dengan kapasitas 5.000 liter.
Dandim 0722/Kudus Letkol Arh Yuusufa Allan Andreasie mengatakan, penyaluran air bersih dilakukan sebagai bentuk kepedulian TNI AD terhadap masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat dampak musim kemarau.
"Dari data, terdapat sejumlah wilayah di Desa Glagahwaru yang terdampak kekeringan. Rinciannya yakni RT 01/RW 03 sebanyak 57 kepala keluarga (KK) atau 165 jiwa, RT 02 RW 03 sebanyak 60 KK atau 184 jiwa, dan RT 03 RW 03 sebanyak 67 KK atau 186 jiwa," ujar Dandim.
Selanjutnya, RT 04 RW 03 tercatat sebanyak 74 KK atau 209 jiwa, RT 05 RW 03 sebanyak 62 KK atau 180 jiwa, serta RT 06 RW 03 sebanyak 55 KK atau 167 jiwa.
Baca Juga:
Dengan demikian, sedikitnya 375 kepala keluarga atau 1.091 jiwa tercatat terdampak kekeringan di wilayah tersebut.
Penyaluran air bersih diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, terutama untuk keperluan sehari-hari selama sumber air mengalami penurunan akibat musim kemarau.
"Selain meringankan beban masyarakat, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari sinergi antara TNI, pemerintah daerah, BPBD, relawan, dan masyarakat dalam menghadapi dampak kekeringan," terangnya.
Kodim 0722/Kudus juga mendorong pendataan secara berkala terhadap wilayah dan jumlah warga yang terdampak. Langkah tersebut diperlukan sebagai dasar untuk menentukan kebutuhan penyaluran bantuan air bersih berikutnya.
Apabila kondisi kekeringan masih berlangsung, dropping air bersih diharapkan dapat dilakukan secara berkala sesuai kebutuhan masyarakat.