SHABDA
Cari berita…
Olahraga

Kudus Jadi Tuan Rumah Hydro Plus Soccer League, Jembatan Lahirnya Talenta Profesional dari Kota Kretek

TIA
TIA
Kudus Jadi Tuan Rumah Hydro Plus Soccer League, Jembatan Lahirnya Talenta Profesional dari Kota Kretek
Plt Ketua Askab PSSI Kudus, Topan Hapsoro. (Foto: Shabda.id)

Askab PSSI merasa bangga dan berterima kasih atas terpilihnya Kabupaten Kudus sebagai tuan rumah Hydro Plus Soccer League, menjadi jembatan lahirnya talenta profesional dari Kota Kretek.

Kudus, Shabda.id -- Kabupaten Kudus terpilih menjadi satu dari hanya empat regional di Indonesia yang dipercaya menyelenggarakan kompetisi sepak bola usia muda bergengsi, Hydro Plus Soccer League.

Kepercayaan ini disambut hangat oleh Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Kudus yang menilai penunjukan ini sebagai bukti pengakuan atas besarnya potensi pembinaan talenta muda di Kota Kretek.

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Askab PSSI Kudus, Topan Hapsoro, menyatakan rasa bangga dan terima kasihnya atas hadirnya kompetisi dengan konsep unik dan berjenjang ini.

Menurutnya, terpilihnya Kudus di antara kota-kota besar lain seperti Surabaya dan Bandung merupakan kesempatan emas bagi atlet lokal.

"Kami merasa beruntung dan bangga karena Kudus menjadi salah satu regional yang dipilih. Ini tentu menjadi kesempatan yang sangat baik untuk mendukung pembinaan atlet-atlet muda sepak bola," usai menghadiri final Hydro Plus Soccer League 2026 di Supersoccer Arena (SSA) Kudus, Minggu (31/5/2026).

Topan menambahkan, belum banyak pihak yang mampu menyelenggarakan gelaran sepak bola usia dini sekelas Hydro Plus Soccer League di tingkat daerah. Untuk itu ia menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pihak penyelenggara.

Menurutnya, tidak mudah menghadirkan kompetisi usia dini dengan skala dan kualitas sebaik Hydro Plus Soccer League di tingkat daerah.

"Pada dasarnya kami sebagai keluarga besar PSSI Kabupaten Kudus sangat berterima kasih. Sampai saat ini mungkin belum banyak pihak yang mampu menyelenggarakan gelaran seperti Hydro Plus Soccer League di tingkat daerah," ujar Topan

Dengan hadirnya kompetisi bergengsi di Kudus, ia berharap momentum ini dimanfaatkan secara maksimal para pemain muda untuk menambah wawasan tentang sepak bola yang berkualitas.

Topan berharap kompetisi ini dapat menjadi wadah bagi para pemain lokal yang telah merintis jalan dari Milklife Soccer Challenge (MLSC) hingga naik ke tingkat Hydro Plus Satellite.

Dengan pembinaan yang terstruktur sejak dini di tanah kelahiran mereka, Askab PSSI Kudus optimistis akan lahir talenta-talenta baru yang siap membawa nama Kudus bersaing di kancah sepak bola nasional hingga level profesional.

"Harapan kami, atlet-atlet dari Kudus bisa berbicara lebih banyak di level yang lebih tinggi. Apalagi awal perjalanan dan pembinaan mereka juga lahir dari Kudus," pungkas Topan.

Bagikan ke Teman Anda

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram
TIA

Penulis

TIA

"Berdedikasi untuk menyajikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi seluruh pembaca SHABDA."

Komentar Pembaca

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan.

Artikel Terkait