SHABDA
Cari berita…
Pendidikan

Latih Berpikir Kritis Sejak Dini, 105 Guru PAUD-TK di Kudus Rampungkan Program AJARI Tahap 4

TIA
TIA
Latih Berpikir Kritis Sejak Dini, 105 Guru PAUD-TK di Kudus Rampungkan Program AJARI Tahap 4
Penutupan program AJARI tahap 4 yang dihadiri oleh Bunda PAUD Kabupaten Kudus, Endhah Sam'ani Intakoris serta perwakilan Bakti Pendidikan Djarum Foundation, Selasa (23/6/2026). (Foto: Shabda.id)

Sebanyak 105 guru PAUD-TK di Kudus selesai mengikuti program AJARI tahap 4 yang diisiasi oleh Bakti Pendidikan Djarum Foundation.

Kudus, Shabda.id -- Program AJARI (Aku Pembelajar Inkuiri) Tahap 4 yang diikuti 105 guru dari 5 PAUD dan 5 TK di wilayah Kabupaten Kudus selesai dilaksanakan, Selasa (23/6/2026).

Program yang diinisiasi oleh Bakti Pendidikan Djarum Foundation ini sukses memberi pelatihan kepada guru PAUD maupun TK yang terpilih untuk meningkatkan kapasitas mengajar melalui pembelajaran berbasis bermain inkuiri.

Melalui pembelajaran berbasis bermain inkuiri ini, guru dilatih agar mampu menumbuhkan rasa ingin tahu, kreativitas, dan kemampuan berpikir kritis anak sejak dini.

Bunda PAUD Kabupaten Kudus, Endhah Sam'ani Intakoris mengapresiasi program AJARI. Ia pun berterima kasih kepada Bakti Pendidikan Djarum Foundation yang telah memfasilitasi program ini demi pendidikan tingkat PAUD serta TK lebih baik dan maju.

"Karena pembelajaran sekarang mengikuti perkembangan zaman, pelatihan dari Djarum Foundation ini sangat bermanfaat. Programnya luar biasa, semuanya bagus," puji Endhah.

Setelah mengikuti pelatihan, Endhah berharap guru-guru PAUD maupun TK di Kudus mampu mengaplikasikan metode pembelajaran yang telah dipelajari kepada anak didiknya.

Terlebih pembelajaran berbasis bermain inkuiri, menurut Endhah metode tersebut sangat disukai anak-anak.

"Semoga metode pembelajaran yang telah dipelajari dapat diaplikasikan dalam pembelajaran sehari-hari bersama anak-anak," harapnya.

Sementara itu, Program Manager Bakti Pendidikan Djarum Foundation, Galuh Paskamagma mengungkapkan, program AJARI tahap ini menggandeng guru-guru PAUD-TK yang mengikuti program yang sama tahun sebelumnya sebagai pelatih.

Dengan cara tersebut, guru-guru tidak hanya berbagi ilmu, tetapi juga menumbuhkan semangat dan ruang berkembang yang lebih nyaman bagi sesama rekan sejawat.

Lebih lanjut, Galuh mengungkapkan, melalui pembelajaran berbasis bermain inkuiri, anak-anak PAUD-TK bisa lebih ekspresif, lebih komunikatif, dan dituntun untuk bisa menyelesaikan masalah sejak dini.

"Akhirnya, anak-anak bisa memilih apa yang disuka dan gurunya juga luar biasa, memberikan kalimat pemantik yang bisa menumbuhkan minat anak," terangnya.

Selanjutnya, program AJARI Bakti Pendidikan Djarum Foundation akan kembali hadir di Kudus. Sebelum dibuka pendaftaran, akan dilakukan seleksi terlebih dahulu untuk menentukan sekolah mana yang akan diajak dalam program AJARI tahap berikutnya.

Bagikan ke Teman Anda

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram
TIA

Penulis

TIA

"Berdedikasi untuk menyajikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi seluruh pembaca SHABDA."

Komentar Pembaca

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan.

Artikel Terkait