Pati, Shabda.id– Kabupaten Pati menargetkan peningkatan prestasi dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Sebanyak 440 anggota kontingen diberangkatkan untuk mengikuti kompetisi yang berlangsung di kawasan Semarang Raya pada 17–31 Oktober 2026.
Pelepasan kontingen Kabupaten Pati dilaksanakan pada Sabtu 17 Oktober 2026, dihadiri Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra bersama jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Pati.
Ketua KONI Kabupaten Pati, Soetarto Oentersa, menyampaikan bahwa kontingen tersebut terdiri atas lebih dari 340 atlet dan sisanya merupakan pelatih.
Dalam ajang olahraga tingkat provinsi itu, KONI Pati menargetkan posisi tiga besar. Sementara itu, Plt Bupati Pati bersama Kapolresta Pati berharap kontingen daerah mampu meraih gelar juara umum.
“Target kami di posisi tiga besar, tetapi Pak Plt dan Pak Kapolresta menghendaki kita juara umum,” ujar Soetarto.
Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengatakan, target tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan pencapaian Kabupaten Pati dibandingkan Porprov empat tahun sebelumnya, ketika Pati menempati peringkat keempat.
“Dengan semangat baru, kami berharap Kabupaten Pati bisa naik ke minimal peringkat ketiga ataupun kedua,” kata Risma.
Pemkab Pati juga menyiapkan bonus bagi atlet yang berhasil meraih medali. Risma mengatakan, anggaran bonus telah dipersiapkan dengan mengacu pada pemberian bonus dalam penyelenggaraan Porprov sebelumnya.
Baca Juga:
Untuk atlet peraih medali emas, bonus yang disiapkan sebesar Rp50 juta. Sementara itu, Ketua KONI Pati menyebutkan besaran bonus medali perak sebesar Rp25 juta dan perunggu Rp15 juta.
Risma menegaskan, pemerintah daerah akan mengupayakan penganggaran bonus bagi atlet yang meraih prestasi dalam ajang tersebut.
“Kalau emas masih seperti empat tahun yang lalu, di angka Rp50 juta. Kalau Kabupaten Pati menduduki peringkat kedua ataupun ketiga, juga akan kami anggarkan untuk pemenangnya,” ungkapnya.
KONI Pati memproyeksikan sejumlah cabang olahraga sebagai andalan untuk mendulang medali. Di antaranya tarung derajat, hapkido, dayung, atletik, dan panahan, serta cabang olahraga lainnya.
Persiapan atlet telah dilakukan melalui pemusatan latihan daerah (pelatda) selama sekitar empat bulan. KONI berharap persiapan tersebut dapat meningkatkan kesiapan atlet saat menghadapi pertandingan.
Selain menjadi daerah asal kontingen, Kabupaten Pati juga menjadi lokasi pertandingan untuk cabang olahraga tertentu. Dalam wawancara, Ketua KONI Pati menyebut cabang olahraga senam dijadwalkan berlangsung di kawasan Taman Kota Pati, tepatnya di belakang pom bensin.
Risma berpesan agar para atlet dan ofisial menjaga nama baik Kabupaten Pati selama mengikuti kompetisi. Menurutnya, keberhasilan dalam olahraga tidak hanya diukur dari kemenangan, tetapi juga dari sportivitas dan kekompakan tim.
“Urusan olahraga ini tidak hanya untuk kemenangan, tetapi tentang sportivitas dan kekompakan antartim. Kami berharap atlet-atlet ini bisa membawa nama baik Kabupaten Pati dan tentunya kembali ke sini membawa emas untuk masyarakat Kabupaten Pati,” pungkasnya.