Kudus, Shabda.id- Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Ngembal Kulon, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus, berlangsung meriah. Warga RW 1 memanfaatkan momen tersebut dengan menggelar turnamen mini soccer yang diikuti lima tim dari masing-masing RT.
Turnamen ini sekaligus menjadi bentuk syukuran warga atas selesainya pembangunan lapangan olahraga di lingkungan mereka. Lapangan tersebut telah diresmikan pada Ahad 23 Agustus 2026 dan kini mulai dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan masyarakat, terutama olahraga.
Kepala Desa Ngembal Kulon, Moh Khanafi, mengatakan turnamen tersebut merupakan gagasan warga RW 1 sebagai bentuk rasa syukur sekaligus upaya menghidupkan fasilitas olahraga yang baru selesai dibangun.
“Ini merupakan kegiatan yang diinisiasi teman-teman warga RW 1, khususnya, karena berkaitan dengan rasa syukur atas lapangan yang sudah jadi,” ujar Khanafi saat ditemui Kamis 27 Agustus 2026.
Pelaksanaan turnamen melibatkan pengurus RW dan seluruh pengurus RT di wilayah RW 1. Setiap RT mengirimkan satu tim untuk bertanding.
“Pesertanya ada lima RT dari keseluruhan yang ada di RW 1. Masing-masing diwakili setiap RT,” jelasnya.
Pertandingan telah berlangsung sejak pekan sebelumnya dan memasuki partai puncak atau final pada hari ini.
Uniknya, turnamen tersebut menerapkan batas usia minimal 38 tahun bagi para pemain, dalam satu tim terdiri dari 7 pemain. Dengan durasi permainan 2 x 20 menit.
Bukan sekadar pertandingan, turnamen ini juga menjadi wadah bagi warga untuk berolahraga sekaligus mempererat tali silaturahmi. Kebersamaan antarwarga pun semakin terasa melalui kegiatan yang digelar di lapangan baru tersebut.
Khanafi mengapresiasi antusiasme masyarakat dalam menyukseskan kegiatan. Menurutnya, dukungan warga melalui iuran maupun kontribusi para pengurus lingkungan menunjukkan kepedulian terhadap keberadaan dan pemanfaatan fasilitas bersama.
“Kami dari pemerintah desa mengucapkan terima kasih atas partisipasi dalam bentuk iuran dan perhatian dari para pengurus masyarakat, khususnya RW 1 dan umumnya seluruh Desa Ngembal Kulon,” katanya.
Baca Juga:
Ia berharap lapangan tersebut dapat terus dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan positif. Keberadaan lapangan, kata Khanafi, bukan hanya sebagai tempat bermain sepak bola, tetapi juga dapat menjadi ruang berkumpul dan memperkuat kerukunan warga.
Bahkan, pemerintah desa membuka peluang agar turnamen serupa dapat digelar secara rutin setiap tahun. Jenis perlombaan maupun kegiatan yang memanfaatkan lapangan juga diharapkan semakin beragam.
“Ke depan mungkin kegiatan ini akan rutin kita adakan setiap tahun. Untuk perlombaannya akan kita tambah, sehingga bisa semakin memeriahkan HUT Kemerdekaan RI,” ungkapnya.
Pembangunan lapangan tersebut tidak terlepas dari keberhasilan Desa Ngembal Kulon dalam Lomba Desa tingkat Kabupaten Kudus. Desa tersebut memperoleh bantuan khusus sebagai hadiah dari Lomba Desa 2024 yang kemudian direalisasikan pada 2025.
Selain bantuan tersebut, pengembangan lapangan juga mendapat dukungan dari Pendapatan Asli Desa (PADes). Sebelumnya, lahan tersebut disewakan dan hasilnya dimanfaatkan kembali untuk proses pengurukan menggunakan tanah merah.
“Dulunya ini hadiah dari Lomba Desa tingkat kabupaten, berupa bantuan khusus ke desa. Lomba Desanya tahun 2024 dan dilaksanakan tahun 2025. Kemudian ada juga PADes dari lapangan yang sebelumnya disewakan dan dikembalikan untuk pengurukan,” terangnya.
Dengan luasan yang tersedia, lapangan tersebut dinilai cukup mendukung untuk digunakan sebagai arena mini soccer. Pemerintah desa berharap fasilitas itu dapat terus dirawat dan dikembangkan sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.
Meski demikian, sejumlah penyempurnaan masih diharapkan warga. Salah satunya perbaikan dan perawatan rumput lapangan yang dinilai belum maksimal.
Warga juga mengusulkan pemasangan pagar di sisi lapangan yang berbatasan langsung dengan jalan. Pagar dinilai penting untuk mencegah bola keluar ke jalan dan berpotensi mengganggu maupun membahayakan pengguna lalu lintas.
Selain pagar, penerangan juga menjadi kebutuhan yang diharapkan dapat segera direalisasikan. Dengan adanya lampu, lapangan bisa dimanfaatkan lebih optimal, termasuk untuk kegiatan olahraga dan aktivitas warga hingga malam hari.
Dengan fasilitas yang terus dikembangkan, lapangan baru di RW 1 Desa Ngembal Kulon diharapkan tak hanya menjadi tempat berolahraga, tetapi juga menjadi ruang bersama yang memperkuat persaudaraan dan semangat gotong royong masyarakat.