Pati, Shabda.id- Ketua Tanfidziyah PCNU Kabupaten Pati, KH Yusuf Hasyim, mengajak santri meneladani perjuangan pahlawan melalui aksi nyata sekaligus menguasai teknologi digital untuk memperluas dakwah dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan napak tilas perjuangan Gus Muhammad Hasim Mahfud dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026, Rabu 21 Oktober 2026.
Kegiatan bertema “Meneladani Syahidnya Pejuang Santri Pati” itu dimulai dari Gedung MWC NU Sukolilo dan berakhir di Taman Makam Pahlawan (TMP) Giri Dharma Pati.
Yusuf mengatakan, napak tilas tersebut menjadi momentum untuk mengenang perjuangan Gus Muhammad Hasim Mahfud sekaligus menumbuhkan semangat pengabdian di kalangan santri sejak usia muda.
“Kontribusi tidak harus dengan perang fisik, tetapi harus dengan aksi nyata,” ujarnya.
Baca Juga:
Ia juga menekankan bahwa santri perlu mengimbangi pendalaman ilmu agama dengan penguasaan teknologi agar mampu menjawab tantangan zaman.
“Di era digital ini kami berharap santri-santri selain mengkaji, kemudian memperdalam ilmu pengetahuan, juga harus melek teknologi digitalisasi,” kata Yusuf.
Menurutnya, kemampuan digital penting untuk mendukung dakwah sosial dan dakwah digital agar manfaatnya dapat menjangkau masyarakat lebih luas.
Sementara itu, Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra berharap momentum Hari Santri dapat mendorong generasi muda menjadi santri yang hebat, mandiri, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.
“Santri-santri muda diharapkan terus berupaya menjadi santri yang hebat, santri yang mandiri, dan memberikan potensi yang baik untuk Kabupaten Pati,” ujar Chandra.
Chandra juga menegaskan pentingnya sinergi pemerintah daerah dengan Nahdlatul Ulama (NU) beserta badan otonomnya untuk bersama-sama membangun Kabupaten Pati.