Pati, Shabda.id- Pemerintah Kabupaten Pati berencana menjadikan kegiatan seni dan budaya sebagai agenda rutin tahunan. Hal tersebut disampaikan Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra usai menyaksikan sekaligus ikut dalam tari kolosal di Alun-Alun Kabupaten Pati, Ahad 23 Agustus 2026.
Risma mengatakan kegiatan seni budaya perlu terus diberikan ruang agar para seniman, budayawan, kelompok masyarakat, hingga sekolah dapat aktif berkarya.
Menurutnya, Pemkab Pati akan menyusun kalender kegiatan seni dan budaya yang dapat digelar secara rutin setiap tahun.
“Nanti kita adakan kalender rutin tahunan, sehingga di kelompok-kelompok masyarakat, budayawan, kesenian dan di sekolah ini akan terus beraktivitas untuk terus memberikan warna, solusi dan keberagaman kesenian di Kabupaten Pati,” ujar Risma.
Selain agenda tahunan, Pemkab Pati juga memastikan program Gerakan Seniman Masuk Sekolah akan terus dilanjutkan.
Baca Juga:
Program tersebut dinilai penting untuk mendekatkan generasi muda dengan seni dan budaya lokal. Dengan keterlibatan seniman di lingkungan sekolah, para pelajar diharapkan tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga ikut belajar dan melestarikan kesenian daerah.
“Seniman Masuk Sekolah ini akan kita teruskan, kita gaungkan terus. Kita laksanakan kegiatan-kegiatan yang terkait seni budaya Kabupaten Pati, supaya anak didik kita nanti tetap terus melestarikan Kabupaten Pati,” jelasnya.
Rencana tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemkab Pati menjaga keberagaman seni dan budaya daerah agar tetap berkembang di tengah generasi muda.
Risma berharap sekolah, kelompok masyarakat, budayawan dan para pelaku seni dapat mengambil peran dalam agenda tersebut.
Menurutnya, seni budaya bukan sekadar hiburan, tetapi juga dapat menjadi sarana untuk mempererat persatuan masyarakat.
“Kesenian dan kebudayaan ini bisa menyatukan masyarakat Kabupaten Pati,” pungkasnya.