Pati, Shabda.id- Percikan api dari aktivitas pengelasan dan penggerindaan bisa menjadi pemicu kebakaran di kawasan dok kapal. Karena itu, Satpolairud Polresta Pati mengingatkan pekerja agar tidak mengabaikan peralatan keselamatan saat melakukan pekerjaan panas.
Imbauan tersebut disampaikan melalui patroli SIPOLACEKAL (Polisi Polairud Cegah Kebakaran Kapal) di Dok KUD Saronomini, Kabupaten Pati, Rabu 23 September 2026.
Petugas menyambangi pekerja yang sedang melakukan pengelasan dan penggerindaan. Mereka diminta memastikan peralatan pemadam sudah tersedia sebelum pekerjaan dimulai, terlebih lokasi pekerjaan berdekatan dengan kapal yang sedang tambat labuh.
Kasat Polairud Polresta Pati Kompol Hendrik Irawan mengatakan, percikan api dari pekerjaan panas tidak boleh dianggap sepele.
"Kami mengimbau para pekerja untuk selalu memperhatikan keselamatan saat melakukan pekerjaan panas, terutama pengelasan dan penggerindaan. Jangan sampai percikan api menjadi sumber kebakaran," ujar Hendrik.
Menurutnya, pekerja setidaknya perlu menyiapkan APAR sebagai langkah penanganan awal. Selain itu, karung goni yang dibasahi serta pompa atau Alkon juga dapat disiapkan untuk mengantisipasi munculnya percikan api.
Baca Juga:
Dalam patroli tersebut, petugas mendapati seorang pekerja las dan gerinda bernama Toni telah menyiapkan APAR, karung goni basah dan Alkon di lokasi pekerjaan.
Petugas kemudian memberikan pengarahan terkait prosedur keselamatan selama aktivitas pengelasan dan penggerindaan berlangsung.
PS Kanit Patroli Satpolairud Polresta Pati Ipda Sunardi, memimpin kegiatan tersebut. Patroli juga melibatkan Kompol Hendrik Irawan, Wakasat Polairud AKP Budi Santoso, serta personel Satpolairud Polresta Pati.
Tak hanya mengecek aktivitas pekerja, personel juga berpatroli di atas kapal dan kawasan sekitar pelabuhan. Anak buah kapal (ABK) diingatkan untuk tetap berhati-hati selama beraktivitas di atas kapal.
Hendrik mengatakan, SIPOLACEKAL akan terus dilakukan sebagai langkah pencegahan kebakaran kapal sekaligus edukasi keselamatan bagi pekerja dan ABK.
"Patroli ini bukan hanya pengawasan, tetapi juga edukasi. Kami berharap para pekerja dan ABK semakin memahami pentingnya pencegahan kebakaran sehingga aktivitas di kawasan pelabuhan dapat berjalan aman dan lancar," pungkasnya.
Selama kegiatan berlangsung, situasi di kawasan dok dan pelabuhan terpantau aman serta kondusif.