Pati, Shabda.id– Ratusan pelajar, santri, dan warga memeriahkan Karnaval Pawai Ta’aruf yang digelar Yayasan Perguruan Islam Monumen (PIM) Mujahidin Bageng, Kecamatan Gembong, Kabupaten Pati, Sabtu 17 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut menjadi pembuka rangkaian peringatan Haul Muassis-Masyayikh dan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 yang mengusung tema “Santri Mujahidin untuk Nusantara”.
Pawai dimulai dari Lapangan Desa Bageng sekitar pukul 14.00 WIB. Para peserta kemudian mengikuti iring-iringan menyusuri kawasan desa dengan penuh antusias.
Suasana semakin meriah dengan penampilan Perdana Kusuma Marching Band (PKBM) dari Perguruan Islam Darunnajah, Desa Ngemplak Kidul, Kecamatan Margoyoso, Pati. Alunan musik dan atraksi marching band mengiringi perjalanan peserta sepanjang kegiatan.
Karnaval tersebut menjadi bagian dari enam hari rangkaian kegiatan yang diselenggarakan panitia Haul dan Hari Santri Nasional YPIM Mujahidin Bageng. Agenda dijadwalkan berlangsung hingga Kamis (22/10/2026).
Baca Juga:
Setelah pembukaan melalui pawai ta’aruf, kegiatan dilanjutkan dengan sejumlah agenda sosial, keagamaan, dan tradisi pesantren.
Pada Ahad (18/10/2026), panitia menjadwalkan santunan anak yatim dan kaum dhuafa di Pusgia atau Aula PIM Mujahidin Bageng. Selanjutnya, Senin (19/10/2026) digelar Khotmil Qur’an bin Nadhor dan bil ghaib. Pada Selasa (20/10/2026), kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial di kawasan Makam Blimbing, Bincang, Mbah Ageng Suro Genti, serta lingkungan madrasah.
Agenda berikutnya pada Rabu (21/10/2026) berupa ziarah masyayikh ke makam para muassis dan masyayikh. Rangkaian kegiatan akan mencapai puncaknya pada Kamis (22/10/2026) melalui Apel Hari Santri Nasional 2026 di halaman MTs–MA PIM Mujahidin Bageng.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Yayasan PIM Mujahidin Bageng turut memperkuat hubungan antara santri, pelajar, dan masyarakat. Peringatan ini sekaligus menjadi momentum untuk merawat tradisi keislaman serta menumbuhkan semangat kebangsaan di kalangan generasi muda.
Dengan mengusung semangat “Santri Mujahidin untuk Nusantara”, kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkuat peran santri dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, persatuan, dan keutuhan bangsa.