SHABDA
Cari berita…
Daerah

Petugas dan Warga Binaan Rutan Kudus Sulap Rumah Warga jadi Layak Huni

Arif Saifudin
Arif Saifudin
Petugas dan Warga Binaan Rutan Kudus Sulap Rumah Warga jadi Layak Huni
Kepala Rutan Kudus, Andi Rahmanto, didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), Ahmad Abrori di lokasi bedah rumah (Foto: Shabda.id)

Rutan Kudus gandeng warga binaan asimilasi bedah rumah warga tak mampu

Kudus, Shabda.id- Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Kudus menunjukkan sisi humanisnya melalui aksi sosial yang nyata. Tidak hanya fokus pada pembinaan di dalam jeruji besi.

Rutan Kudus menerjunkan petugas bersama warga binaan yang sedang menjalani program asimilasi untuk membedah rumah salah satu warga kurang mampu di wilayah Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kudus.

​Aksi gotong royong ini dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Kudus, Andi Rahmanto, didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Rutan (Ka. KPR), Ahmad Abrori, serta Kepala Sub Seksi Pengelolaan, Abdul Aziis Sinung Wibowo. Kehadiran jajaran struktural ini menegaskan komitmen penuh Rutan Kudus dalam memberikan dampak positif langsung bagi masyarakat sekitar.

Pantauan di lokasi pada Rabu 10 Juni 2026, suasana kebersamaan begitu kental terasa. Petugas Rutan dan warga binaan asimilasi bahu-membahu melakukan perbaikan rumah, dengan fokus utama pada pengacian dinding yang sebelumnya rusak dan belum rapi.

Proses renovasi diawali dengan pembersihan area kerja dan penyiapan material. Dengan keahlian yang dimiliki, warga binaan asimilasi tampak terampil mengaci tembok selangkah demi selangkah hingga bangunan tersebut bertransformasi menjadi hunian yang jauh lebih layak, bersih, dan nyaman untuk ditempati.

​Kepala Rutan Kudus, Andi Rahmanto, mengungkapkan bahwa program bedah rumah ini memiliki fungsi ganda. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial kepada warga yang membutuhkan, kegiatan ini merupakan sarana pembinaan luar rutan yang sangat efektif bagi warga binaan.

“Kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian sosial Rutan Kudus kepada masyarakat. Di sisi lain, keterlibatan warga binaan asimilasi diharapkan dapat memberikan pengalaman positif. Kami ingin menumbuhkan kembali rasa tanggung jawab sosial dan semangat berbuat baik di dalam diri mereka, agar siap berkontribusi positif saat bebas nanti,” ujar Andi.

​Keterlibatan dalam proyek sosial seperti ini memberikan kesempatan emas bagi warga binaan asimilasi untuk mempraktikkan keterampilan kerja sekaligus mengimplementasikan nilai-nilai pengabdian masyarakat.

​Aksi simpatik Rutan Kudus ini pun memanen apresiasi dan respons hangat dari warga setempat.

Melalui program pembinaan yang produktif dan humanis ini, Rutan Kudus membuktikan bahwa proses pemasyarakatan tidak hanya mengubah personal warga binaan, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat yang menyentuh hati masyarakat sekitar.

Bagikan ke Teman Anda

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram
Arif Saifudin

Penulis

Arif Saifudin

"Berdedikasi untuk menyajikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi seluruh pembaca SHABDA."

Komentar Pembaca

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan.

Artikel Terkait