SHABDA
Cari berita…
Kepolisian

Polisi Periksa CCTV dan Empat Saksi, Penemuan Bayi di Bengkel Ketanen Pati Masih Diselidiki

Arif Saifudin
Arif Saifudin
Polisi Periksa CCTV dan Empat Saksi, Penemuan Bayi di Bengkel Ketanen Pati Masih Diselidiki
Lokasi penemuan bayi (Foto: Shabda.id)

Polisi telah memeriksa empat orang saksi yang mengetahui penemuan bayi tersebut

Pati, Shabda.id- Polresta Pati masih menyelidiki kasus penemuan bayi perempuan di sebuah bengkel mobil di Desa Ketanen, Kecamatan Trangkil, Kabupaten Pati.

Polisi kini mendalami keterangan sejumlah saksi serta mengecek rekaman kamera pengawas atau CCTV di sekitar lokasi.

Bayi perempuan tersebut ditemukan pada Selasa 18 Agustus 2026 pagi. Saat ditemukan, bayi masih dalam kondisi hidup dan tali pusar masih menempel.

Kapolresta Pati melalui Kapolsek Wedarijaksa AKP Suntoro mengatakan, setelah menerima laporan masyarakat, pihaknya langsung menerjunkan personel untuk mengamankan lokasi dan melakukan penyelidikan.

“Begitu mendapat informasi dari masyarakat, anggota langsung kami arahkan untuk mendatangi lokasi dan mengamankan TKP. Prioritas pertama adalah memastikan kondisi bayi dalam keadaan aman dan mendapatkan penanganan medis,” ujar Suntoro.

Dalam proses penyelidikan, polisi telah memeriksa empat orang saksi yang mengetahui penemuan bayi tersebut. Mereka yakni Slamet Santoso selaku pemilik bengkel, Bawono yang berada di lokasi saat bayi ditemukan, Wahyu Satriyo Cahyanto selaku perangkat desa, serta Ita Afiati yang membantu membawa bayi ke fasilitas kesehatan.

Selain meminta keterangan saksi, petugas dari Polsek Wedarijaksa bersama piket Reskrim Polresta Pati, Tim Inafis, dan Tim Resmob juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara.

Sejumlah barang yang ditemukan di lokasi turut diamankan untuk kepentingan penyelidikan. Di antaranya satu kardus berwarna cokelat, satu baju berwarna abu-abu, dua celana pendek berwarna biru dan hitam, serta plastik berisi tali pusar dan tisu.

Polisi juga tengah memburu petunjuk melalui rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi. Pengecekan tersebut diharapkan dapat membantu penyidik mengetahui aktivitas sebelum bayi ditemukan hingga kemungkinan pihak yang menempatkannya di bengkel.

“Kami juga melakukan pemeriksaan terhadap para saksi. Keterangan para saksi akan kami dalami untuk mengetahui rangkaian kejadian dan mengungkap siapa yang menempatkan bayi tersebut di lokasi,” jelas Suntoro.

Sementara itu, berdasarkan pemeriksaan medis di Puskesmas Trangkil, bayi tersebut berjenis kelamin perempuan dengan tinggi badan 48 sentimeter dan berat sekitar tiga kilogram. Bayi memiliki kulit sawo matang, rambut hitam, serta mata berwarna hitam.

Suntoro menegaskan, proses penyelidikan masih berjalan. Kepolisian belum menyimpulkan siapa pihak yang bertanggung jawab atas penempatan bayi tersebut hingga seluruh bukti dan keterangan saksi diperiksa.

“Kami masih melakukan penyelidikan secara menyeluruh, termasuk mengecek CCTV di sekitar lokasi dan meminta keterangan saksi,” katanya.

Ia juga meminta masyarakat tidak berspekulasi mengenai latar belakang kasus tersebut. Polisi mengimbau siapa pun yang mengetahui informasi berkaitan dengan penemuan bayi agar segera menyampaikannya kepada kepolisian.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tidak membuat kesimpulan sendiri terkait latar belakang penemuan bayi ini. Percayakan proses penyelidikan kepada kepolisian agar fakta dan pihak yang bertanggung jawab dapat diketahui berdasarkan bukti-bukti yang ada,” pungkasnya.

Bagikan ke Teman Anda

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram
Arif Saifudin

Penulis

Arif Saifudin

"Berdedikasi untuk menyajikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi seluruh pembaca SHABDA."

Komentar Pembaca

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan.

Artikel Terkait