Kudus, Shabda.id -- Proses rehabilitasi Stadion Wergu Wetan, Kabupaten Kudus, terus menunjukkan perkembangan positif.
Tim dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) turun langsung ke lapangan untuk meninjau kondisi terkini stadion kebanggaan warga Kudus tersebut pada Kamis (16/7/2026).
Kunjungan kerja dari pemerintah pusat ini bertujuan untuk memastikan kesiapan infrastruktur sekaligus mengecek sejauh mana progres pembongkaran bangunan yang saat ini tengah berjalan.
Kepala Bidang Olahraga Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kudus, Widhoro Heriyanto mengungkapkan, kunjungan tim Kementerian PUPR merupakan bagian dari survei lapangan sekaligus koordinasi awal sebelum proyek rehabilitasi resmi dimulai.
"Tim dari Kementerian PUPR datang untuk melihat sejauh mana perkembangan pelaksanaan di lapangan. Selain Kudus, ada beberapa stadion di Jawa Tengah yang juga menjadi lokasi survei, seperti Kabupaten Semarang dan Demak," ujar Widhoro.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, Kementerian PUPR memberikan penilaian positif terhadap tahapan pembongkaran yang saat ini sedang dilakukan oleh pihak pemenang lelang.
Progres di lapangan dinilai telah berjalan lancar dan sesuai dengan linimasa yang direncanakan.
Meski demikian, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus belum bisa memberikan kepastian mengenai tanggal pasti dimulainya pembangunan fisik stadion.
Widhoro menjelaskan, kelanjutan proyek ini sepenuhnya bergantung pada proses tender yang kewenangannya berada di tangan pemerintah pusat.
Baca Juga:
"Setelah pembongkaran selesai, kami menunggu hasil tender dari kementerian. Kapan mulai dibangun sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah pusat. Yang terpenting saat ini proses pembongkaran berjalan sampai tuntas sesuai rencana," tambahnya.
Hingga saat ini, Pemkab Kudus juga mengaku belum mengantongi informasi resmi terkait detail desain final maupun total anggaran yang digelontorkan untuk menyulap wajah Stadion Wergu Wetan.
Informasi terperinci mengenai proyek ini baru akan dibuka ke publik setelah seluruh proses tender rehabilitasi rampung dan pemenang proyek ditetapkan oleh Kementerian PUPR.
Terkait skema pengawasan proyek ke depan, Widhoro menegaskan koordinasi antara pemerintah daerah dan pusat akan tetap berjalan intens.
Namun secara teknis, kendali penuh atas pelaksanaan proyek berada di bawah pengawasan pemerintah pusat.
"Kami sebagai pemerintah daerah pada prinsipnya menerima manfaat dari hasil pembangunan ini. Untuk pengawasan pelaksanaan proyek akan terus dikoordinasikan dengan kementerian," terangnya.
Di akhir kesempatan, Widhoro berharap agar seluruh rangkaian proses mulai dari pembongkaran, tahapan administrasi, hingga pembangunan fisik nanti, dapat berjalan tanpa hambatan berarti.
Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat Kudus untuk ikut mengawal dan mendukung proyek ini.
"Dukungan seluruh masyarakat Kudus juga diharapkan agar proyek rehabilitasi stadion kebanggaan daerah tersebut dapat selesai sesuai target yang ditetapkan pemerintah pusat," pungkasnya.