Kudus, Shabda.id -- Semarak tradisi tahunan Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah kembali mewarnai wilayah Kabupaten Kudus.
Perjalanan simbol kepramukaan ini dibuka secara resmi lewat serah terima pertama dari Kwarcab Jepara kepada Kwarcab Kudus di Balai Desa Blimbing Kidul, Kecamatan Kaliwungu, pada Senin (31/8/2026).
Setelah prosesi timbang terima usai, obor dan tunas kelapa diarak oleh pasukan inti pembawa cikal menuju persemayaman di Balai Desa Banget, Kecamatan Kaliwungu, Kudus.
Memasuki hari kedua, Selasa (1/9/2026), giliran Kwarcab Pati yang menyerahkan estafet kepramukaan kepada Pramuka Kudus di kawasan Desa Bulungcangkring, Kecamatan Jekulo, Kudus.
Penyerahan ini menandai dimulainya perjalanan kirab yang mengelilingi lima wilayah kecamatan di Kabupaten Kudus, yakni Jekulo, Mejobo, Bae, Kota Kudus, dan Jati.
Di sepanjang jalur lintas, suasana riuh dan penuh semangat terlihat saat ratusan anggota Pramuka dari tingkatan Siaga hingga Penegak menyambut iring-iringan.
Baca Juga:
Warga sekitar pun turut memadati tepi jalan sambil mengibarkan bendera Merah Putih untuk menyapa pasukan pembawa obor.
Rangkaian kirab ETK di Bumi Sekitran ini akan diakhiri di batas wilayah bagian selatan.
Usai melintasi lima kecamatan, Kwarcab Kudus dijadwalkan menyerahkan estafet tersebut kepada Kwarcab Demak di titik perbatasan Tanggulangin untuk meneruskan perjalanan menuju pusat kegiatan Kwarda Jawa Tengah.
Melalui gelaran ETK 2026 ini, Gerakan Pramuka Kudus kembali mempertegas peran aktifnya dalam membina kedisiplinan generasi muda, mempererat tali persatuan, serta menebarkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Diketahui, ETK merupakan tradiri khas Gerakan Pramuka Jawa Tengah yang menjadi bagian dari rangkaian peringatak Hari Pramuka.
Untuk ETK Kwarda Jateng 2026, akan dilaksanakan pada 31 Agustus hingga 9 September. Kegiatan ini pun mengusung tema "Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045".