Kudus, Shabda.id- Nahas dialami Suharno (61), warga Dukuh Tlasgading, Desa Besito, Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus. Dapur dan gudang miliknya terbakar saat ditinggal sebentar untuk memperbaiki rumah yang sedang direnovasi, Rabu 07 Oktober 2026 sekitar pukul 08.30 WIB.
"Sebelum kejadian, Suharno merebus air menggunakan kayu bakar di dapur," kata AKP Siswanto.
Sekitar pukul 08.15 WIB, korban meninggalkan dapur dan pergi ke bagian depan rumah untuk mengerjakan renovasi.
"Tak lama kemudian, dua saksi, Nuril Inayah (34) dan Ragil Puji Lestari (29), melihat kobaran api sudah membesar dari arah dapur," ujar Kapolsek Gebog.
Keduanya langsung memberitahu korban. Dalam kondisi panik, korban bersama para saksi keluar rumah sambil berteriak meminta pertolongan warga.
Baca Juga:
Warga kemudian berupaya melakukan pemadaman menggunakan peralatan seadanya. Petugas Bhabinkamtibmas, Polsek Gebog dan pemadam kebakaran juga segera dihubungi.
Sekitar pukul 08.40 WIB, tiga unit mobil pemadam kebakaran dari PT Sukun, BPBD Kabupaten Kudus dan Satpol PP Kabupaten Kudus tiba di lokasi.
Petugas bersama warga berjibaku memadamkan kobaran api. Setelah sekitar 50 menit, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 09.30 WIB.
"Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, sejumlah perabotan rumah tangga yang berada di dalam dapur dan gudang ikut terbakar," tetangnya.
Dari hasil pemeriksaan para saksi, kebakaran diduga dipicu kelalaian korban yang meninggalkan dapur ketika masih menggunakan kayu bakar untuk merebus air.
Peristiwa ini menjadi pengingat agar aktivitas memasak menggunakan tungku atau kayu bakar tidak ditinggalkan begitu saja, meski hanya untuk sementara.