SHABDA
Cari berita…
Daerah

Sidak 5 Dapur MBG Cluwak, Ditemukan Lele dan Jeruk Tak Layak

Nahidur Rohman
Nahidur Rohman
Sidak 5 Dapur MBG Cluwak, Ditemukan Lele dan Jeruk Tak Layak
Plt Bupati Pati di salah satu SPPG (Foto: Shabda.id)

Dari hasil peninjauan, Plt Bupati menemukan sejumlah persoalan, mulai dari kualitas bahan pangan, proses penyortiran, hingga kondisi fasilitas pendukung di beberapa dapur MBG.

Pati, Shabda.id- Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati Risma Ardhi Chandra melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lima Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di Kecamatan Cluwak, Jum'at 25 September 2026 dini hari.

Lima SPPG yang menjadi sasaran sidak yakni Cluwak 004, Sumur 01, Sumur 02, Ngawen, dan Ngablak.

Pengecekan dilakukan hingga selepas Subuh. Dari hasil peninjauan, Chandra menemukan sejumlah persoalan, mulai dari kualitas bahan pangan, proses penyortiran, hingga kondisi fasilitas pendukung di beberapa dapur MBG.

Meski begitu, tidak semua SPPG mendapat catatan. Chandra justru memberikan apresiasi terhadap dapur MBG di Kramat, Desa Ngablak.

Menurutnya, fasilitas di SPPG tersebut sudah cukup memenuhi standar, termasuk kondisi lantai yang menggunakan epoksi serta penataan ruang yang dinilai baik.

"Di beberapa lokasi yang kami datangi, salah satunya di Kramat Ngablak, fasilitasnya sudah memenuhi standar. Lantainya sudah epoksi dan tata letaknya bagus, sehingga bisa jadi rujukan bagi SPPG lain di Kabupaten Pati," ujar Chandra seusai sidak.

Namun, persoalan masih ditemukan pada proses pemilahan bahan makanan. Chandra menilai penerapan standar operasional prosedur (SOP), terutama saat melakukan sortir bahan baku, masih perlu diperketat.

Dalam sidak tersebut, ia mendapati buah jeruk yang kondisinya sudah menghitam namun masih berada di area bahan makanan.

Tak hanya itu, ikan lele berukuran sangat kecil juga ditemukan telah melewati proses penyortiran hingga berada di meja pendinginan.

"Lele yang ukurannya sangat kecil itu hampir hanya tersisa tulang dan kepala, tetapi bisa lolos sampai ke meja pendinginan," ungkapnya.

Chandra meminta pengelola SPPG lebih selektif dalam memilih bahan baku yang akan digunakan untuk menu MBG.

Ia juga mengingatkan agar mitra tidak sekadar mencari pemasok dengan harga murah, tetapi mengabaikan kualitas bahan pangan.

"Berikan yang terbaik buat putra-putri kita. Jangan sampai mengambil supplier-supplier yang murah (tapi abai pada kualitas-red.), karena ini adalah faktor pemicu utama masalah keracunan," tegas Chandra.

Ia menjelaskan, bahan pangan yang sudah rusak juga dapat berisiko terhadap bahan lain apabila tetap dibiarkan berada dalam satu area pengolahan.

Salah satunya jeruk yang sudah menghitam. Kondisi tersebut, menurut Chandra, berpotensi menyebabkan kontaminasi silang apabila tetap diproses bersama bahan makanan lainnya.

Selain bahan baku, fasilitas pengolahan limbah juga menjadi perhatian dalam sidak tersebut.

Chandra menemukan sejumlah instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang dinilai belum dimanfaatkan secara optimal.

Di beberapa lokasi, saluran pembuangan juga belum dilengkapi penyaring lemak atau grease trap. Padahal, sisa minyak dari proses memasak dapat menyumbat saluran dan berpotensi menimbulkan bau yang kemudian mengganggu lingkungan sekitar.

Temuan lainnya berkaitan dengan air yang digunakan untuk memasak yang disebut belum memenuhi standar SNI.

Chandra juga mengevaluasi alur keluar-masuk makanan, ruang pemorsian, area pendinginan, hingga pemisahan gudang bahan basah dan bahan kering.

Sejumlah bagian tersebut dinilai masih perlu ditata agar alur kerja di dapur MBG lebih sesuai dengan standar. Chandra menegaskan pengawasan terhadap SPPG tidak berhenti pada sidak kali ini.

Pemerintah Kabupaten Pati akan melakukan pengecekan secara berkala terhadap dapur MBG di berbagai wilayah.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah munculnya persoalan keamanan pangan sekaligus memastikan makanan yang diberikan melalui program MBG aman dan memenuhi kebutuhan gizi anak-anak.

Bagikan ke Teman Anda

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram
Nahidur Rohman

Penulis

Nahidur Rohman

"Berdedikasi untuk menyajikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi seluruh pembaca SHABDA."

Komentar Pembaca

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan.

Artikel Terkait