SHABDA
Cari berita…
Olahraga

Sirnas Tenis Junior Digelar di Pati, Ratusan Petenis Muda Berebut Gelar dan Poin

Arif Saifudin
Arif Saifudin
Sirnas Tenis Junior Digelar di Pati, Ratusan Petenis Muda Berebut Gelar dan Poin
Peserta Sirnas Junior berasal dari seluruh Nusantara (Foto: Shabda.id)

Kategori yang dipertandingkan meliputi kelompok umur (KU) 8, KU-10, KU-12, KU-14 dan KU-16. Peserta terbanyak berada pada kelompok umur 10, 12 dan 14 tahun

Pati, Shabda.id- Sirkuit Nasional (Sirnas) Tenis Junior resmi digelar di Lapangan Tenis Bakorwil Pati, Jawa Tengah, Senin 24 Agustus 2026.

Kejuaraan nasional tersebut menjadi ajang bagi para petenis muda untuk mengasah kemampuan sekaligus mengumpulkan poin pertandingan.

Turnamen yang diinisiasi PT Eka Dharma Sukses itu berlangsung hingga Jum"at 28 Agustus 2026 dan diikuti sekitar 100 petenis junior dari berbagai daerah di Indonesia.

Para peserta datang dari sejumlah wilayah, di antaranya Surabaya, Sukoharjo, Semarang, Kalimantan Timur hingga Aceh.

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, mengapresiasi penyelenggaraan Sirnas Tenis Junior di Kabupaten Pati.

Menurut Chandra, kompetisi tingkat nasional seperti ini penting untuk memberikan ruang bagi atlet muda dalam mengembangkan kemampuan sekaligus menjadi sarana menemukan bibit-bibit baru tenis nasional.

"Ini adalah acara yang luar biasa. Tentunya acara ini perlu terus ditingkatkan untuk menggali bibit-bibit muda di bidang tenis nasional," ujar Chandra saat membuka kejuaraan.

Ketua Pengcab Persatuan Lawn Tennis Indonesia (Pelti) Pati, Joni Kurnianto, juga menyambut positif pelaksanaan turnamen tersebut. Ia mengatakan Pati sempat cukup lama tidak menggelar kompetisi tenis junior berskala nasional karena keterbatasan anggaran. Kondisi itu turut berdampak terhadap regenerasi atlet tenis di daerah.

"Kebetulan Pati ini kekurangan atlet muda, atlet junior kita nyaris habis dan tinggal beberapa. Dengan adanya kompetisi ini bisa memancing minat anak-anak untuk kembali bermain tenis," kata Joni.

Dalam kejuaraan tersebut, kategori yang dipertandingkan meliputi kelompok umur (KU) 8, KU-10, KU-12, KU-14 dan KU-16. Peserta terbanyak berada pada kelompok umur 10, 12 dan 14 tahun.

Direktur PT Eka Dharma Sukses, Rusdianto Eko Saputro, mengatakan penyelenggaraan Sirnas Tenis Junior di Pati merupakan langkah awal untuk membangun kompetisi tenis junior secara berkelanjutan.

Sebagai putra daerah, ia berharap turnamen tersebut dapat menjadi pintu masuk untuk menemukan dan membina petenis muda asal Pati.

"Harapan saya, karena saya asli Pati, saya memang kepingin mencari bibit-bibit untuk atlet tenis junior yang berasal dari Pati," tuturnya.

Ia juga berkomitmen untuk kembali menggelar turnamen serupa pada tahun-tahun mendatang sehingga kesempatan bagi petenis muda untuk bertanding semakin terbuka.

Salah satu peserta, Raka AGB, mengatakan kompetisi seperti Sirnas Tenis Junior sangat dibutuhkan oleh atlet yang baru mulai membangun karier.

Atlet binaan Kentoeng Tennis Academy Sukoharjo kelahiran Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), itu menyebut banyak petenis muda yang belum memiliki poin resmi sehingga membutuhkan turnamen sebagai langkah awal.

"Banyak sekali anak-anak yang belum punya poin dan baru merintis di tenis. Kejuaraan ini sangat bagus untuk mencari poin awal di sini, agar nantinya bisa menembus turnamen yang levelnya lebih besar lagi," ujar Raka.

Menurutnya, jumlah turnamen Sirnas junior di Indonesia masih relatif terbatas. Ia berharap kompetisi serupa dapat digelar lebih rutin dengan peserta yang semakin banyak.

"Semakin banyak kompetisi, ekosistem tenis nasional juga semakin kompetitif dan anak-anak semakin termotivasi untuk berprestasi," katanya.

Raka sendiri tercatat memiliki sejumlah prestasi, di antaranya menjuarai kategori tunggal dan ganda pada ajang Tugu Muda Semarang serta Detec Tennis Sukoharjo. Ia juga pernah menjadi runner-up ATF Jakarta 2025.

Selain itu, Raka pernah memperkuat Tim Nasional Indonesia kelompok umur 12 tahun (U-12) pada 2023 dan meraih gelar juara pertama dalam turnamen tingkat Asia Tenggara di Brunei Darussalam.

Sirnas Tenis Junior di Pati diharapkan tidak sekadar melahirkan juara baru, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat regenerasi atlet tenis serta menghidupkan kembali ekosistem tenis junior di Kabupaten Pati.

Bagikan ke Teman Anda

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram
Arif Saifudin

Penulis

Arif Saifudin

"Berdedikasi untuk menyajikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi seluruh pembaca SHABDA."

Komentar Pembaca

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan.

Artikel Terkait