SHABDA
Cari berita…
Ekonomi

Tanpa Pilih Kasih, Tiga Ribu KK di Jati Wetan Bakal Terima Sembako di Bulan Juni, Apa Saja Isinya ?

Arif Saifudin
Arif Saifudin
Tanpa Pilih Kasih, Tiga Ribu KK di Jati Wetan Bakal Terima Sembako di Bulan Juni, Apa Saja Isinya ?
Kepala desa Jati Wetan Agus Susanto (Foto: Shabda.id)

Pemdes Jati Wetan Kudus Anggarkan Rp125 Ribu Per KK untuk Paket Sembako

Kudus, Shabda.id - Langkah solutif dan berpihak pada rakyat ditunjukkan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kabupaten Kudus.

Meski roda pemerintahan desa sedang didera efisiensi anggaran, mereka tetap berkomitmen menghadirkan program yang berdampak langsung bagi kantong masyarakat.

Tak tanggung-tanggung, Pemdes Jati Wetan meluncurkan program bakti sosial berupa pembagian paket sembako gratis yang akan menyasar seluruh Kepala Keluarga (KK) di desa tersebut tanpa terkecuali.

​Kepala Desa Jati Wetan, Agus Susanto, menegaskan bahwa kebijakan ini diambil agar manfaat pembangunan desa bisa dirasakan secara adil dan merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

​“Kami ingin menghadirkan program yang bisa dirasakan bersama. Jadi, setiap KK akan menerima paket sembako dari Pemdes Jati Wetan,” ujar Agus.

​Berdasarkan data yang ada, total terdapat sekitar 3.000 KK yang tersebar di 23 RT di Desa Jati Wetan, dan seluruh KK tersebut dipastikan masuk dalam daftar penerima bantuan.

Ia menyebut, setiap paket sembako senilai Rp 125.000 akan berisi bahan pangan pokok berkualitas.

"​Beras 4 kilogram, ​gula pasir 1 kilogram, minyak goreng 1 liter dan mie instan 5 bungkus," terangnya.

​Program prorakyat ini bukan keputusan sepihak, melainkan telah disepakati bersama melalui Musyawarah Desa (Musdes) dan dijadwalkan bakal dieksekusi pada bulan depan (Juni).

​“Kami harap bantuan ini nantinya bisa merata dirasakan semua warga. Karena tujuan utama kami mengadakan program ini adalah untuk membantu menopang perekonomian masyarakat,” kata Kades Jati Wetan.

​Menariknya, di saat daerah lain kesulitan anggaran, anggaran program ini murni bersumber dari Pendapatan Asli Desa (PADes) Jati Wetan yang justru mengalami tren positif.

Agus membeberkan, moncernya PADes Jati Wetan merupakan buah manis dari keberhasilan berbagai program inovasi desa yang baru saja digulirkan.

​“Alhamdulillah, PAD kami bisa mengalami peningkatan setelah berbagai program baru terlaksana. Jadi, hasilnya kami kembalikan lagi agar bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” imbuhnya.

​Untuk menyukseskan program skala besar ini, Pemdes Jati Wetan akan berkolaborasi dengan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) setempat dalam proses pengadaan barang.

​Mengingat jumlah penerima yang mencapai ribuan, Pemdes Jati Wetan telah merancang sistem distribusi yang efektif agar tidak memicu kerumunan panjang. Pembagian akan dipusatkan di Balai Desa Jati Wetan dan ditargetkan rampung dalam waktu satu hari.

​“Teknisnya, kami akan bagikan kupon terlebih dahulu ke masing-masing KK. Setelah itu, mereka bisa mengambil paketnya di balai desa. Prosesnya akan dikoordinir langsung oleh masing-masing ketua RT agar lebih tertib dan mudah,” pungkas Agus.

Bagikan ke Teman Anda

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram
Arif Saifudin

Penulis

Arif Saifudin

"Berdedikasi untuk menyajikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi seluruh pembaca SHABDA."

Komentar Pembaca

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan.

Artikel Terkait