Kudus, Shabda.id -- Wana Wisata Pijar Park yang terletak di Desa Kajar, Kecamatan Dawe, menjadi objek wisata non-religi paling populer sepanjang tahun 2025 di Kabupaten Kudus.
Berdasarkan data resmi Pemerintah Kabupaten Kudus, Pijar Park mencatatkan angka kunjungan yang fantastis, yakni sebanyak 188.673 wisatawan.
Angka tersebut menempatkan wisata hutan pinus ini tepat di bawah dua ikon wisata religi utama Kudus, yaitu Menara Kudus dengan 1.913.120 kunjungan dan Makam Sunan Muria dengan 840.751 kunjungan.
Capaian moncer Pijar Park ini bahkan berhasil melampaui tren kunjungan ke Desa Wisata Rahtawu yang mencatat 144.775 pengunjung, serta Museum Jenang dengan 102.044 pengunjung.
CEO Pijar Park Kudus, Yusuf, mengungkapkan rasa syukurnya atas lonjakan performa destinasi yang ia kelola. Menurutnya, pertumbuhan ini merupakan buah dari konsistensi inovasi.
"Alhamdulillah, kunjungan terus bertahan dan mengalami peningkatan. Pada tahun 2025 jumlah pengunjung naik sekitar 100 persen dibandingkan tahun sebelumnya," ujar Yusuf, Minggu (7/6/2026).
Yusuf menambahkan bahwa lompatan statistik ini tidak terjadi secara instan. Pihak pengelola terus melakukan pembenahan fasilitas, penambahan wahana baru, hingga memperkuat strategi promosi.
Baca Juga:
Selain faktor kelengkapan wahana di area hutan pinus, Yusuf mengakui bahwa lompatan kunjungan ini sangat dipengaruhi oleh eksposur media yang masif.
"Tingginya tingkat kunjungan wisata selain karena fasilitas dan wahana yang terus kami kembangkan, juga berkat publikasi yang masif dari berbagai platform media, baik media sosial maupun media mainstream," terangnya.
Ia menilai perilaku calon wisatawan saat ini selalu mengandalkan internet untuk mencari referensi sebelum berkunjung. Oleh karena itu, sinergi dengan media dinilai sangat strategis.
Secara akumulatif, Dinas Pariwisata mencatat total kunjungan ke-10 destinasi teratas di Kudus selama 2025 mencapai 3.398.329 wisatawan.
Meskipun wisata religi masih menjadi magnet utama, moncernya Pijar Park menjadi sinyal kuat bahwa wisata alam dan rekreasi keluarga kian digandrungi.
Ke depan, Yusuf optimistis tren positif ini akan terus terjaga.
"Harapan kami Pijar Park tidak hanya menjadi destinasi wisata favorit di Kudus, tetapi juga bisa menjadi salah satu tujuan wisata unggulan di Jawa Tengah," pungkasnya.