Pati, Shabda.id- Kecelakaan tunggal yang melibatkan truk Mitsubishi menggegerkan warga Desa Sukolilo, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, pada Ahad 11 Oktober 2026 dini hari.
Truk tersebut menabrak rumah milik Tiyono saat pemilik rumah dan keluarganya tengah terlelap.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 01.00 WIB itu diduga dipicu kendaraan yang kehilangan kendali ketika melintasi jalan menurun dan menikung.
Sebelum menghantam rumah warga, truk bernomor polisi E 8362 QA itu terlebih dahulu menabrak pembatas jalan dan pohon. Benturan keras tersebut membuat Tiyono terbangun dari tidurnya. Ia mendapati rumahnya tertabrak kendaraan besar yang melaju dari arah Purwodadi menuju Sukolilo.
Kecelakaan itu mengakibatkan kernet truk, Sudarto (49), meninggal dunia. Sementara pengemudi, Azhar Zihadi Firdaus (24), mengalami patah tulang kaki kiri dan harus mendapatkan perawatan medis di RSUD RAA Soewondo Pati.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Pati, IPTU Moch. Apri Hermawan menyampaikan, pihaknya menerima laporan kecelakaan sekitar pukul 01.30 WIB. Petugas kemudian mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), melakukan pemeriksaan terhadap korban, mengolah lokasi kecelakaan, serta mengamankan barang bukti.
Berdasarkan kronologi kepolisian, truk yang dikemudikan Azhar, warga Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, itu melaju dari arah Purwodadi menuju Sukolilo.
Baca Juga:
"Kecelakaan terjadi di jalan umum Sukolilo–Purwodadi, tepatnya di Desa Sukolilo," kata Iptu Moch Apri H.
Saat melintasi jalan menurun dan menikung, kendaraan diduga berjalan lurus hingga menabrak pembatas jalan, pohon, dan rumah warga.
Anggota Unit Laka Polresta Pati, Ikhwanto, mengatakan pengemudi diduga belum mengenali kondisi jalan yang dilaluinya.
“Kendaraan ini baru pertama kali lewat sini, intinya kurang tahu medan,” ujarnya.
Selain faktor kondisi jalan, kemungkinan pengemudi mengantuk atau kurang konsentrasi juga menjadi perhatian dalam penyelidikan. Namun, penyebab pasti kecelakaan masih didalami kepolisian.
Dalam kecelakaan tersebut, Sudarto mengalami patah tulang kaki kiri, cedera kepala, serta memar di bagian dada. Ia kemudian dinyatakan meninggal dunia dan dibawa ke RSUD RAA Soewondo Pati.
Sementara itu, Azhar mengalami patah tulang kaki kiri dan mendapatkan penanganan medis di rumah sakit yang sama.
Proses evakuasi truk berlangsung hingga menjelang pagi. Petugas membutuhkan bantuan kendaraan derek untuk mengeluarkan truk dari lokasi kejadian.