Pati, Shabda.id- Penantian panjang SD Negeri 2 Sukolilo untuk mendapatkan perbaikan bangunan akhirnya membuahkan hasil. Setelah mengalami kerusakan akibat longsor sejak 2019, sekolah tersebut dipastikan akan direvitalisasi secara menyeluruh pada tahun 2026.
Kepala SDN 2 Sukolilo, Arif Rifa'i, mengatakan kerusakan bermula ketika longsor dari tebing di belakang sekolah menyebabkan batu berukuran besar menghantam salah satu bangunan.
"Kondisi ini dimulai sekitar 2019. Waktu itu ada longsor dari tebing belakang, ada batu besar yang mengenai ruangan. Dari sekolah sudah mengajukan dan beberapa kali disurvei oleh Dinas Pendidikan maupun DPUTR. Alhamdulillah tahun ini sudah ada kepastian mendapatkan revitalisasi menyeluruh," ujarnya, Jum'at 17 Juli 2026.
Baca Juga:
Ia menjelaskan SDN 2 Sukolilo memiliki dua lokasi sekolah, yakni di Ledok dan Misik. Bangunan di Ledok masuk kategori rusak berat, sedangkan di Misik mengalami kerusakan sedang.
Di lokasi Ledok terdapat sembilan ruangan. Dua di antaranya tidak lagi digunakan karena mengalami kerusakan berat, sementara tujuh ruangan lainnya masih dimanfaatkan untuk enam ruang kelas dan satu kantor guru.
Menurut Arif, kepastian revitalisasi menjadi kabar baik bagi seluruh warga sekolah yang selama ini harus menjalankan aktivitas belajar di bangunan yang mengalami kerusakan.
"Kami berharap proses rehabilitasi segera dimulai agar kegiatan belajar mengajar bisa berjalan lebih nyaman dan aman," terangnya.