Pati, Shabda.id- Suasana Pasar Kayen, Kabupaten Pati, mendadak geger pada Senin 07 September 2026 sore. Kobaran api dengan cepat melahap deretan kios setelah terdengar letusan dari saklar listrik salah satu kios.
Tak tanggung-tanggung, api menghanguskan lima kios yang berada di kawasan pasar tersebut. Kerugian akibat kebakaran ditaksir mencapai Rp90 juta.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP Pati, Dwi Prasetyo, mengatakan kebakaran diketahui sekitar pukul 17.00 WIB. Peristiwa pertama kali diketahui oleh Hj. Marsini (63) dan Bintang Wahyu Nugroho (23), warga Desa Sundoluhur, Kecamatan Kayen.
Keduanya saat itu baru saja selesai melaksanakan salat Ashar di kios buah miliknya. Namun, suasana berubah seketika ketika terdengar suara letusan dari bagian saklar listrik di dalam kios.
“Setelah selesai salat Ashar, keduanya mendengar letusan di kiosnya. Letusan tersebut berasal dari saklar listrik yang diduga mengalami korsleting,” ujar Dwi.
Dari titik tersebut, percikan api kemudian menyambar plastik yang berada di bawah saklar. Api dengan cepat membesar dan merambat ke dinding kios yang sebagian berbahan papan kayu.
Kondisi bangunan yang didominasi material mudah terbakar membuat api dengan cepat menjalar. Kobaran kemudian merambat ke kios lain di sisi barat dan timur.
Baca Juga:
Warga yang melihat api semakin membesar langsung berupaya melaporkan kejadian tersebut kepada petugas pemadam kebakaran.
Unit Damkar Satpol PP Pati bersama BPBD Pati kemudian bergerak ke lokasi. Sebanyak tiga armada diterjunkan untuk melakukan pemadaman, terdiri atas dua unit Damkar Pati dan satu unit BPBD Pati.
Petugas gabungan bersama personel TNI dan Polri berjibaku memadamkan kobaran api sekaligus mengantisipasi agar api tidak merembet lebih luas ke bagian pasar lainnya.
Setelah berjibaku sekitar satu jam, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.00 WIB.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.
Meski demikian, kebakaran meninggalkan kerugian material cukup besar. Lima kios dilaporkan terbakar dan mengalami kerusakan akibat amukan api.
“Atas kejadian kebakaran ini ada lima kios yang terbakar dan mengalami kerugian total Rp90 juta,” pungkas Dwi.
Dugaan korsleting listrik menjadi penyebab awal kebakaran berdasarkan keterangan yang diterima petugas. Sementara itu, penanganan dilakukan hingga api benar-benar padam dan situasi di sekitar lokasi kembali aman.