Kudus, Shabda.id- Suasana malam di kawasan Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus mendadak dikejutkan dengan keributan antara seorang perempuan dan pria, Kamis 17 September 2026 sekitar pukul 21.30 WIB.
Keributan yang terjadi di tepi jalan tersebut bahkan sempat menarik perhatian warga yang tengah menikmati suasana malam di kawasan Alun-Alun Sunan Kudus. Sejumlah video kejadian itu kemudian beredar dan viral di media sosial.
Dalam video yang beredar, tampak seorang perempuan dan seorang pria terlibat keributan di sekitar Simpang Tujuh. Namun, pembuat maupun penyebar video tersebut tidak mengetahui secara pasti kronologi yang melatarbelakangi kejadian.
Piket Polsek Kota Kudus yang kebetulan melintas di kawasan tersebut langsung turun tangan dan mengamankan keduanya. Langkah tersebut dilakukan karena keributan sempat mengganggu kelancaran arus lalu lintas di kawasan Simpang Tujuh.
Kapolsek Kota Kudus AKP Rusmanto mengatakan, kedua orang yang diamankan masing-masing berinisial NDS, perempuan asal Kecamatan Pakis Aji, Kabupaten Jepara, dan BUHP, pria asal Desa Suwawal Timur, Kecamatan Pakis Aji, Jepara.
Menurut keterangan kepolisian, NDS merupakan tunangan BUHP. Perempuan tersebut disebut telah meninggalkan rumah selama sekitar dua hari.
Baca Juga:
Pada Kamis malam, BUHP kemudian menemukan tunangannya berada di kawasan Simpang Tujuh Kudus. Setelah keduanya bertemu, terjadi keributan di lokasi.
“Setelah perempuan tersebut ditemukan, kemudian terjadi keributan antara keduanya," ujarnya saat dihubungi.
Dalam keributan tersebut, NDS disebut sempat memukul BUHP. Polisi juga menerima keterangan bahwa NDS berusaha menabrakkan diri ke kendaraan yang melintas di kawasan Simpang Tujuh.
Situasi tersebut kemudian menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi tersendat. Petugas selanjutnya mengamankan keduanya ke kendaraan patroli untuk mencegah situasi semakin meluas.
Namun, saat diamankan, NDS mengeluhkan sesak napas. Polisi kemudian membawanya ke RSUD dr Loekmono Hadi Kudus untuk mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis.
Hingga penanganan dilakukan, polisi memastikan kedua pihak telah diamankan sehingga keributan yang sempat menghebohkan kawasan Simpang Tujuh tersebut dapat dihentikan.