SHABDA
Cari berita…
Olahraga

Wakil Indonesia Tampil Gemilang, Amankan Tiket Semifinal Polytron Kudus Indonesia Masters 2026

TIA
TIA
Wakil Indonesia Tampil Gemilang, Amankan Tiket Semifinal Polytron Kudus Indonesia Masters 2026
Pemain tunggal putra Indonesia, Richie Duta Richardo saat bermain di babak perempat final Polytron Kudus Indonesia Masters 2026. (Foto: Istimewa.)

Para pebulu tangkis Merah Putih tampil mengesankan dalam babak perempat final turnamen Polytron Kudus Indonesia Masters 2026. Sejumlah wakil andalan tuan rumah sukses menembus babak semifinal usai menumbangkan lawan-lawannya dalam babak perempat final yang berlangsung di GOR Djarum Kaliputu, Kudus pada Jumat (23/10/2026).

Kudus, Shabda.id -- Para pebulu tangkis Merah Putih tampil mengesankan dalam babak perempat final turnamen Polytron Kudus Indonesia Masters 2026.

Sejumlah wakil andalan tuan rumah sukses menembus babak semifinal turnamen BWF Tour Super 100 ini, usai menumbangkan lawan-lawannya dalam babak perempat final yang berlangsung di GOR Kaliputu, Kudus pada Jumat (23/10/2026).

Di sektor ganda campuran, pasangan Verrell Yustin Mulia/Bernadine Anindya Wardana membuka kemenangan manis usai membekuk wakil Turki, Emre Sonmez/Yasemen Bektas, dengan skor telak 21-7, 21-12.

Verrell mengungkapkan, kunci kemenangan mereka ada pada kedisiplinan menerapkan strategi sejak gim pertama. Ia pun bersyukur bisa bermain baik dan akhirnya memenangkan babak perempat final.

"Tadi di game pertama kami diinstruksikan pelatih untuk langsung menekan dari awal. Kami bisa membalikkan keadaan di game kedua karena kami balik lagi menggunakan pola kami yang awal, jangan lemah dan jaga fokus," kata Verrell.

Sementara pasangannya, Bernadine, mengaku siap menatap babak semifinal. Ia bertekad memberikan performa maksimal.

"Kalau sudah semifinal semuanya sudah bagus dan rata permainannya. Jadi tunjukkan yang terbaik dan pastinya mau yang lebih baik dari hari ini," tutur Bernadine.

Keberhasilan ganda campuran juga dilengkapi oleh Bimo Prasetyo/Nabila Thesya Munggaran yang berhasil melewati laga krusial.

Nabila mengaku gembira bisa kembali melangkah jauh di turnamen internasional.

"Alhamdulillah bisa masuk semifinal lagi, setelah terakhir di Baoji China Masters 2026. Senang sekali rasanya dan mau memanfaatkan keadaan ini," ungkap Nabila.

Di sektor tunggal putra, kejutan besar dihadirkan pemain muda Richie Duta Richardo. Richie sukses menumbangkan unggulan kedua asal Chinese Taipei, Wang Tzu Wei, dua gim langsung 21-9, 21-17.

Richie mengaku, dukungan publik tuan rumah membantunya tampil percaya diri di lapangan.

"Dukungan supporter di Kudus ini sangat membantu saya jadi lebih semangat. Bisa mengalahkan pemain senior pasti senang, rasa percaya diri saya bisa tumbuh," cerita Richie.

"Besok bertemu lawan yang sama saat di Malaysia pekan lalu, semoga saya bisa memberikan yang terbaik, memenangkan pertandingan, dan melaju ke final," ujar Richie.

Pada sektor tunggal putri, Mutiara Ayu Puspitasari melenggang mulus setelah mengandaskan Wang Pei Yu (Chinese Taipei) 21-18, 21-9. Mutiara menekankan pentingnya ketenangan jiwa saat bertanding.

"Kunci kemenangan hari ini, bermain sabar dan jaga pikiran serta harus terus konsisten dengan cara main. Untuk Super 100 kali ini saya mau menikmati setiap pertandingan aja," tegas Mutiara.

Di ganda putra, Muhammad Rian Ardianto/Daniel Edgar Marvino melaju ke semifinal usai mengatasi pasangan Jepang, Takuto Goto/Tsubasa Yoshida, 21-15, 21-12.

Rian yang baru pertama kali bertanding di Kudus memberikan apresiasi tinggi pada atmosfer turnamen.

"Kudus sangat luar biasa, antusias dari penonton ini luar biasa. Ini untuk pertama kalinya saya bertanding di sini. Dari lapangan dan makan semuanya enak dan luar biasa," puji Rian.

Sementara di sektor ganda putri, laga sengit derby Indonesia dimenangi oleh unggulan kedua Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinnara Nastine atas Lanny Tria Mayasari/Ester Nurumi Tri Wardoyo dengan skor ketat 22-20, 21-19.

Rinjani membeberkan, komunikasi dan rasa percaya diri menjadi kunci saat keluar dari situasi kritis.

"Dari awal sampai akhir kami mencoba untuk terus yakin, karena coach Nitya bilang kami harus percaya diri agar mainnya bisa lepas," ungkap Rinjani.

"Saat Hira (pasangannya) sedang ragu-ragu saya sudah paham dan bisa memberikan support hingga bisa unggul lagi dan menang," tutup Rinjani.

Di babak semifinal Polytron Kudus Indonesia Masters 2026 besok, seluruh pemain Indonesia bertekad memberikan permainan yang terbaik dan memenangkan pertandingan.

Bagikan ke Teman Anda

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram
TIA

Penulis

TIA

"Berdedikasi untuk menyajikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi seluruh pembaca SHABDA."

Komentar Pembaca

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan.

Artikel Terkait