Kudus, Shabda.id -- Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kudus merealisasikan proyek pelebaran dan peningkatan Jalan Pasuran Lor–Kencing turut Kecamatan Kaliwungu, Kudus.
Langkah ini diambil untuk memberikan manfaat nyata bagi pengguna jalan, terutama dalam meningkatkan keselamatan lalu lintas dan mengatasi masalah banjir yang kerap melanda kawasan tersebut.
Kepala Dinas PUPR Kudus Harry Wibowo melalui Kabid Bina Marga sekaligus Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Supriyadi mengungkapkan, penanganan jalan ini sangat mendesak demi meminimalisasi potensi kecelakaan.
"Sebelumnya jalan ini sangat sempit, hanya 4 meter. Sering sekali terjadi kendaraan roda empat keluar jalur dan masuk ke selokan saat berpapasan dari lawan arah. Melalui proyek ini, jalan dibuat rata, landai, dan lebar sehingga akses berlalu lintas menjadi jauh lebih aman dan mulus," ungkap Supriyadi, Kamis (20/8/2026).
Selain keselamatan, proyek ini memberikan manfaat ketahanan infrastruktur yang signifikan.
Jalan yang semula rawan tergenang kini ditinggikan hampir 1 meter dan diperlebar menjadi 6 meter menggunakan konstruksi rigid beton setebal 20 sentimeter bertulangan tunggal.
Baca Juga:
Pengurukan tanah disesuaikan dengan tinggi talut pembatas, dilapisi Lapis Pondasi Bawah (LPB) dan Lapis Pondasi Atas (LPA), lalu dilanjutkan dengan overlay beton sepanjang 200 meter dan lebar 6 meter.
Ketinggian jalan bervariasi dan dirancang melandai (langsam) agar pengendara tetap merasa nyaman saat melintas.
Untuk menopang kekuatan struktur jalan, dibangun pula talut penguat sepanjang kurang lebih 300 meter di sisi kanan dan kiri jalan, khususnya pada titik-titik rawan longsor serta bagian oprit yang belum memiliki penahan tanah solid.
Supriyadi mengungkapkan, pengerjaan infrastruktur ini bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Kabupaten Kudus senilai Rp3,9 miliar.
Proyek ini digarap oleh CV Indah Jaya, pengerjaan fisik telah dimulai sejak awal Agustus setelah penandatanganan kontrak pada 16 Juli lalu.
Dengan masa kontrak empat bulan, seluruh proses pengerjaan ditargetkan rampung sepenuhnya pada November mendatang, sehingga masyarakat dapat segera menikmati akses jalan yang lebih aman, tebal, dan bebas banjir.
"Kami menargetkan seluruh proses pengerjaan tuntas sepenuhnya pada bulan November mendatang," tegasnya.