Kudus, Shabda.id -- Peristiwa kebakaran hebat melanda dua gudang gula di Dukuh Kawakan, Desa Cendono, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, Minggu (23/8/2026) sore.
Musibah yang meluas hingga area lahan kering tersebut melalap lahan seluas 70 x 50 meter dan berdampak pada 2 rumah warga tersebut, menimbulkan kerugian materiil hingga ratusan juta rupiah.
Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Kabupaten Kudus, Ahmad Munaji menjelaskan, amukan si jago merah pertama kali dilaporkan warga sekitar pukul 16.00 WIB.
Api diduga kuat berasal dari percikan bara sisa proses produksi yang mengenai tumpukan ampas tebu kering, sebelum akhirnya membesar dan merambat ke pemukiman sekitar.
"Diduga api berasal dari percikan bara saat proses produksi yang mengenai bahan bakar berupa ampas tebu kering. Api kemudian merambat ke lahan kering hingga mengenai dua rumah warga," kata Munaji.
Dari peristiwa tersebut, dua bangunan gudang gula milik Nur Kholis dan Ahmad Gufron mengalami kerusakan parah dengan taksiran kerugian mencapai Rp500 juta.
Baca Juga:
Sementara itu, 2 rumah yang ikut terdampak mengalami kerusakan ringan hingga sedang pada bagian atap kayu, genteng, kaca, serta beberapa perabot rumah tangga dengan estimasi kerugian sekitar Rp10 juta.
Munaji mengungkapkan, upaya penjinakan api memakan waktu hingga delapan jam akibat besarnya kobaran dan kencangnya hembusan angin.
"Petugas gabungan dari BPBD, Damkar Satpol PP, Damkar PT Sukun, TNI, Polri, relawan Destana, dan warga setempat bergotong royong mengerahkan enam armada pemadam serta lima tangki air ke lokasi kejadian," ungkapnya.
Kondisi medan yang berada di dekat permukiman padat dan tempat ibadah sempat menyulitkan proses evakuasi.
Kendati demikian, tidak ada korban jiwa maupun kendaraan yang terdampak dalam peristiwa ini.
Tim pemadam akhirnya berhasil memadamkan seluruh titik api secara total pada Senin (24/8/2026) dini hari pukul 00.31 WIB.