SHABDA
Cari berita…
Politik

Golkar Targetkan 9 Kursi DPRD Kudus di Pemilu 2029, Konsolidasi Diperkuat

TIA
TIA
Golkar Targetkan 9 Kursi DPRD Kudus di Pemilu 2029, Konsolidasi Diperkuat
Jajaran pimpinan DPD Partai Golkar Kabupaten Kudus. (Foto: Shabda.id.)

DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Kudus mulai memanaskan mesin organisasinya untuk menyongsong Pemilihan Umum (Pemilu) mendatang.

Kudus, Shabda.id -- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Kudus mulai memanaskan mesin organisasinya untuk menyongsong Pemilihan Umum (Pemilu) mendatang.

Partai berlambang pohon beringin ini secara tegas membidik perolehan 9 kursi di DPRD Kabupaten Kudus sekaligus mulai menyaring kader-kader potensial sebagai bakal calon anggota legislatif (bacaleg).

Ketua DPD Partai Golkar Kudus, Anis Hidayat menjelaskan, target 9 kursi dipatok untuk memperkuat posisi dan daya tawar politik Golkar di tingkat daerah.

Meski hitungan rasional berada di angka 8 kursi, pihaknya sengaja memasang target lebih tinggi agar ada daerah pemilihan (dapil) yang mampu menyumbang hingga 3 kursi.

"Target kami sembilan kursi. Secara rasional delapan kursi, tetapi kami berani menargetkan sembilan agar ada dapil yang bisa memperoleh tiga kursi," kata Anis pada Selasa (20/10/2026).

Menghadapi kontestasi politik, Anis menegaskan bahwa penyiapan kader tidak bisa dilakukan secara serba mendadak.

Karena itu, langkah konsolidasi pembentukan dan penguatan struktur partai langsung digenjot dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga ke desa-desa.

Sebagai langkah nyata penataan organisasi, Golkar Kudus telah menjadwalkan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) mulai 24 Oktober dan ditargetkan rampung pada November 2026.

Setelah itu, agenda dilanjutkan dengan pelantikan pengurus dan musyawarah di tingkat anak ranting. Sementara Musyawarah Desa (Musdes) di 9 kecamatan ditargetkan selesai pada Desember mendatang.

Anis menekankan, kokohnya struktur organisasi merupakan fondasi utama bagi partai untuk siap menghadapi perubahan sistem Pemilu, baik dengan sistem terbuka maupun tertutup.

"Yang paling utama adalah konsolidasi dan komunikasi. Kami harus mengetahui apa yang dibutuhkan masyarakat, kemudian berupaya menjawab kebutuhan itu melalui komunikasi yang intensif," jelasnya.

Di sisi lain, langkah penguatan internal ini bertepatan dengan momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai Golkar.

Peringatan tersebut diisi dengan tumpengan, santunan anak yatim piatu, ziarah ke makam pahlawan, hingga pembagian sembako dan acara seremonial nasional secara virtual bersama Dewan Pimpinan Pusat (DPP).

Selain aksi sosial, Golkar Kudus juga menggelar kegiatan olahraga seperti Golkarran (kegiatan lari serentak) untuk mengajak masyarakat hidup sehat sekaligus mendekatkan partai dengan aktivitas warga.

Menurut Anis, Golkar bukan sekadar milik para kader, melainkan aset bangsa yang harus hadir memberi kontribusi nyata serta menjaga stabilitas ekonomi masyarakat.

Melalui konsolidasi yang matang dan rangkaian kegiatan kemasyarakatan ini, Golkar Kudus optimistis dapat makin diterima oleh publik dan mencapai target 9 kursi pada Pemilu mendatang.

Bagikan ke Teman Anda

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram
TIA

Penulis

TIA

"Berdedikasi untuk menyajikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi seluruh pembaca SHABDA."

Komentar Pembaca

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan.

Artikel Terkait