Pati, Shabda.id- Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Pati, Risma Ardhi Chandra, menegaskan pembangunan di Kabupaten Pati harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Hal itu disampaikannya dalam Rapat Paripurna DPRD memperingati Hari Jadi Kabupaten Pati ke-703 di Gedung DPRD Kabupaten Pati, Kamis 06 Agustus 2026.
Dalam pidatonya, Chandra mengatakan Hari Jadi Kabupaten Pati bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen membangun daerah melalui tema "Sumunar Terang Mbangun Kemajengan."
"Yang terpenting bukanlah sekadar angka. Yang terpenting adalah bagaimana setiap kemajuan tersebut benar-benar diterjemahkan menjadi kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat," ujarnya.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Pati memprioritaskan pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan ekonomi, dan pelayanan publik.
Pada 2026, Pemkab Pati mengalokasikan sekitar Rp210 miliar untuk merehabilitasi 160 titik ruas jalan, termasuk perbaikan talud dan jembatan. Hingga akhir Juli, progres pekerjaan telah mencapai sekitar 30 persen dan sejumlah ruas jalan telah selesai dikerjakan.
Baca Juga:
"Dari setiap kilometer jalan yang kita perbaiki, sesungguhnya adalah bagian dari upaya membuka konektivitas, memperlancar mobilitas, menggerakkan perekonomian, dan menghadirkan pemerataan pembangunan hingga ke pelosok Kabupaten Pati," katanya.
Selain pembangunan fisik, Chandra memaparkan sejumlah indikator pembangunan menunjukkan tren positif. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Pati tahun 2025 meningkat menjadi 74,98 dari sebelumnya 74,10. Pertumbuhan ekonomi tercatat 6,12 persen, sementara Tingkat Pengangguran Terbuka turun menjadi 3,71 persen.
Menurutnya, capaian tersebut harus diikuti peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja, pendidikan yang berkualitas, pelayanan kesehatan, serta penguatan sektor pertanian, perikanan, UMKM, dan ekonomi kreatif.
Ia juga menyoroti berbagai prestasi yang diraih Kabupaten Pati, di antaranya Innovative Government Award (IGA) 2025 dengan predikat Kabupaten Sangat Inovatif, pengakuan sebagai Kabupaten/Kota Kreatif subsektor Seni Pertunjukan, serta Harmony Award 2025.
Chandra mengajak DPRD, Forkopimda, pemerintah desa, dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, tokoh agama, insan pers, dan seluruh masyarakat terus memperkuat kolaborasi membangun Kabupaten Pati.
"Dirgahayu Kabupaten Pati. Sumunar Terang, Mbangun Kemajengan," pungkasnya.