Kudus, Shabda.id -- Dua wakil Indonesia di sektor tunggal putra dan ganda putra berhasil mengamankan kemenangan pada babak 32 besar (R32) ajang Polytron Kudus Indonesia Masters 2026 yang berlangsung di GOR Kaliputu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Rabu (21/10/2026).
Di sektor ganda putra atau Men's Double (MD), pasangan kombinasi Muhammad Rian Ardianto/Daniel Edgar Marvino tampil solid saat menghentikan perlawanan wakil Chinese Taipei, Cheng Kai Wen/Liao Chao Pang. Rian/Daniel menyelesaikannya lewat pertarungan straight game dengan skor 21-13 dan 21-18.
Usai laga, Rian menyatakan rasa syukurnya dapat menyelesaikan pertandingan tanpa kendala cedera sekaligus memuji kenyamanan fasilitas arena pertandingan yang baru.
"Alhamdulillah bisa bermain lancar dan tanpa cedera. Menghadapi lawan tadi, kami fokus pada servis dan pukulan pembuka, serta berusaha mengontrol permainan," cerita Rian.
"Untuk laga berikutnya, kemungkinan kami akan bertemu wakil China, jadi harus siap bermain cepat di area depan dan mengantisipasi reli-reli panjang," tambah Rian.
Senada dengan Rian, Daniel Edgar Marvino menyebut evaluasi dari pertemuan sebelumnya menjadi kunci keberhasilan menahan gempuran wakil Chinese Taipei.
Menurutnya, pemain Chinese Taipei mempunyai power besar dan sering main bola-bola panjang.
Baca Juga:
"Jadi kami coba antisipasi dengan terus menyerang lebih dulu. Evaluasi untuk match berikutnya tinggal mengurangi kesalahan sendiri," tutur Daniel.
Sementara itu di sektor tunggal putra atau Men's Single (MS), pemain unggulan ke-6, Anthony Sinisuka Ginting, juga sukses melaju ke babak 16 besar setelah menundukkan wakil Chinese Taipei lainnya, Zheng Ying Wu, dengan skor kembar 21-17 dan 21-17.
Ginting sempat mendapat tekanan sengit dan tertinggal beberapa poin di gim kedua akibat perbedaan kondisi angin di lapangan. Namun, ketenangan dan arahan pelatih membuatnya mampu membalikkan keadaan.
"Puji Tuhan bisa menyelesaikan pertandingan dengan baik. Di gim kedua sempat ada kendala penyesuaian angin, tapi saya berusaha mencari ritme yang tepat. Secara umum, saya masih terus mencari performa terbaik secara perlahan," kata Ginting.
Pebulutangkis yang pernah mengikuti seleksi di PB Djarum Kudus saat masa kecilnya itu juga mengapresiasi tinggi antusiasme pencinta bulu tangkis di Kudus.
"Euforia penonton di Kudus luar biasa. Sangat ramai dan antusiasmenya besar. Ada memori tersendiri buat saya karena dulu tahun 2010 atau 2011 pernah tes di PB Djarum bersama orang tua, bedanya sekarang saya ke sini membawa anak dan istri," ungkapnya tersenyum.
Pada babak selanjutnya, Ginting dijadwalkan bakal berhadapan dengan rekan sesama pelatnas, Richie Duta Richardo.
"Besok lawan Richie, kami sudah sering latihan bareng jadi sudah saling tahu kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tapi suasana pertandingan pasti beda. Yang terpenting fokus recovery dan mempersiapkan diri sendiri sebaik mungkin. Targetnya ingin terus main bagus sampai final," pungkas Ginting.