SHABDA
Cari berita…
Olahraga

Kudus Open 2026 Resmi Bergulir, 45 Tim dari 6 Provinsi Berebut Juara

TIA
TIA
Kudus Open 2026 Resmi Bergulir, 45 Tim dari 6 Provinsi Berebut Juara
Pembukaan kejuaraan Voli Pantai Kudus Open 2026. (Foto: Shabda.id)

Kejuaraan Voli Pantai Kudus Open 2026 resmi dibuka pada Kamis (23/7/2026). Kompetisi bergengsi yang akan berlangsung hingga Minggu (26/7) sore ini akan berlangsung di Lapangan IVOJO di Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus.

Kudus, Shabda.id -- Kejuaraan Voli Pantai Kudus Open 2026 resmi dibuka pada Kamis (23/7/2026). Kompetisi bergengsi yang akan berlangsung hingga Minggu (26/7) sore ini akan berlangsung di Lapangan IVOJO di Desa Ngembalrejo, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus.

Total ada 45 tim tangguh dari enam provinsi di Indonesia dan satu peserta internasional asal Malaysia yang akan mengikuti kompetisi ini.

Ketua Pelaksana Kejuaraan, Achsin Rois mengungkapkan, 45 tim yang ikut serta terdiri atas 29 tim putra dan 16 tim putri.

Menurut Rois, awalnya ada 18 tim putri yang mendaftar, namun ada dua tim yang harus mundur karena kondisi atletnya sedang kurang sehat.

"Dua tim yang terpaksa mundur, yakni dari Ciamis karena atletnya cedera dan tim PPOP Jateng karena salah satu atletnya terjangkit Demam Berdarah (DB)," ungkap Achsin di sela pembukaan turnamen.

Ia melanjutkan, untuk format pertandingan, kategori putra akan dibagi ke dalam 8 pool, sedangkan kategori putri terbagi dalam 4 pool.

Aturan kompetisi mengacu penuh pada standar Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI), di mana setiap tim terdiri atas dua atlet dengan target skor 21, serta perpindahan tempat setiap kelipatan 7 poin.

Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo selaku Pembina PBVSI Kabupaten Kudus, mendukung penuh kejuaraan Voli Pantai Kudus Open 2026 ini.

Diwakili oleh Kabag Ren Polres Kudus, Kompol Roy Irawan, dalam amanat tertulisnya, Kapolres menekankan bahwa kejuaraan ini harus menjadi wadah pemupuk persaudaraan.

"Junjung tinggi sportivitas, menang tidak sombong, kalah tidak putus asa. Jaga kekompakan, ikuti aturan, dan tunjukkan prestasi terbaik untuk mengharumkan nama daerah serta sekolah masing-masing," ujar Kompol Roy Irawan saat membacakan amanat.

Kejuaraan ini pun mendapat apresiasi tinggi dari Pengurus Pusat (PP) PBVSI. Kepala Seksi Voli Pantai PP PBVSI, Slamet Mulyanto, menilai Kudus Open 2026 menjadi momentum krusial bagi daerah-daerah yang tengah menggembleng atletnya menuju Kualifikasi PON 2027.

"Daerah yang sudah latihan butuh latih tanding. Melalui ajang ini, performa mereka akan terasah sehingga bisa tampil all-out berebut tiket PON 2027," kata Slamet.

Ia juga memuji proses regenerasi atlet yang terlihat menjanjikan dalam turnamen ini.

"Secara fisik, postur tubuh atlet mulai memenuhi syarat. Tadi saya pantau ada sekitar 5 pemain yang tingginya di atas 190 cm. Ini potensi besar untuk tim nasional," katanya.

Sementara itu, perwakilan PBVSI Jawa Tengah, Harsoyo, menilai kejuaraan ini menjadi angin segar di tengah gempuran popularitas voli indoor.

Ia mengingatkan bahwa voli pantai merupakan salah satu cabang olahraga andalan Indonesia yang kerap menyumbang medali emas di kancah internasional, seperti SEA Games.

Lebih dari sekadar prestasi, Harsoyo melihat cabang olahraga ini memiliki nilai jual tinggi untuk dikembangkan sebagai industri pariwisata berbasis olahraga (sport tourism).

"Kami berharap Jawa Tengah bisa menggalakkan voli pantai sebagai destinasi wisata yang mampu mendatangkan turis dan mendongkrak ekonomi daerah," ujarnya.

"Oleh karena itu, sinergi dan dukungan rutin dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, hingga KONI sangat diperlukan agar ajang seperti ini bisa bergulir secara konsisten," pungkas Harsoyo.

Bagikan ke Teman Anda

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram
TIA

Penulis

TIA

"Berdedikasi untuk menyajikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi seluruh pembaca SHABDA."

Komentar Pembaca

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan.

Artikel Terkait