SHABDA
Cari berita…
Olahraga

Voli Pantai Kudus Open 2026: Skuad Putri IVOJO Juara 3, Sektor Putra Jadi Bahan Evaluasi

TIA
TIA
Voli Pantai Kudus Open 2026: Skuad Putri IVOJO Juara 3, Sektor Putra Jadi Bahan Evaluasi
Podium Juara sektor putri Kejuaraan Voli Pantai Kudus Open 2026. (Foto: Shabda.id.)

Tim bola voli pantai putri IVOJO dari Kabupaten Kudus finis di peringkat ketiga bersama Bank Jateng dalam ajang Kejuaraan Bola Voli Pantai Kudus Open 2026.

Kudus, Shabda.id -- Tim bola voli pantai putri IVOJO dari Kabupaten Kudus finis di peringkat ketiga bersama Bank Jateng dalam ajang Kejuaraan Bola Voli Pantai Kudus Open 2026.

Sementara untuk tim voli putra IVOJO gagal naik podium setelah dominasi tim luar daerah tak terbendung, di mana BVA Bali keluar sebagai jawara tertinggi.

Hasil kontras antara sektor putri dan putra ini memicu evaluasi besar-besaran internal tim menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) mendatang.

Ketua Pelaksana Kejuaraan, Achsin Rois mengungkapkan, Kejuaraan Bola Voli Pantai Kudus Open 2026 memberikan gambaran nyata mengenai peta persaingan di level yang lebih tinggi.

Lewat kompetisi ini, tim pelatih dapat memetakan langsung kekuatan lawan, terutama keunggulan performa dari atlet-atlet luar provinsi yang tampil dominan.

Achsin yang juga merupakan Manajer tim pelatih IVOJO menilai, peringkat ketiga tim putri bukan hal yang buruk. Dari hasil itu, akan menjadi bahan evaluasi penting bagi tim sebelum mengikuti kompetisi berikutnya.

"Sisi positifnya, kami sekarang tahu persis di mana letak kelemahan tim setelah berhadapan dengan atlet-atlet tangguh dari luar provinsi," ujarnya pasca-turnamen, Senin (27/7/2026).

Perbedaan performa antara sektor putra dab putri selama kejuaraan ini berlangsung juga menjadi sorotan manajemen.

Berdasarkan analisis tim pelatih, tim putra bermain kurang tenang di lapangan akibat durasi latihan dan persiapan yang dinilai masih sangat kurang.

Kondisi ini berbanding terbalik dengan sektor putri yang tampil lebih menjanjikan.

"Kalau tim putri, tampil lebih matang dan solid karena memiliki masa persiapan satu bulan lebih lama dibanding tim putra," tambah Achsin.

Lebih lanjut ia menegaskan, hasil minor dan kekalahan di beberapa babak krusial harus dijadikan pelajaran berharga.

Ia memberikan peringatan keras kepada para atlet agar tidak mengulangi performa yang sama pada turnamen berikutnya, terutama demi target di Porprov.

"Kekalahan kali ini adalah bagian dari pelajaran penting menuju Porprov. Pada kompetisi mendatang, tim tidak boleh lagi bermain seperti sekarang. Semua lini harus jauh lebih siap," pungkasnya.

Sebagai informasi, dalam pembagian gelar juara sektor putri Kudus Open 2026, tim DKI Jakarta keluar sebagai Juara 1, disusul SMANOR Jatim 1 di posisi kedua, serta Bank Jateng dan IVOJO di peringkat ketiga bersama.

Sementara di sektor putra, Juara 1 oleh BVA Bali, Juara 2 Universitas Budiluhur DKI-1, Juara 3 Universitas Budiluhur DKI-2 bersama Kabupaten Semarang-1.

Bagikan ke Teman Anda

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram
TIA

Penulis

TIA

"Berdedikasi untuk menyajikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi seluruh pembaca SHABDA."

Komentar Pembaca

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan.

Artikel Terkait