Kudus, Shabda.id- Anggota MPR RI Dr. H. Musthofa, SE, MM., mengajak guru dan siswa SMA Negeri 1 Jekulo, Kabupaten Kudus, membangun budaya kepemimpinan yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila.
Pesan tersebut disampaikan Musthofa saat kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang digelar di Aula SMA Negeri 1 Jekulo, Sabtu 26 September 2026. Kegiatan berlangsung pukul 09.00 hingga 12.00 WIB dan diikuti sekitar 150 peserta yang terdiri dari guru dan siswa.
Dalam kegiatan tersebut, Musthofa menekankan bahwa kepemimpinan berlandaskan Pancasila dapat dimulai dari lingkungan sekolah. Bagi guru, kepemimpinan dapat diwujudkan melalui keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.
“Guru tidak hanya mengajarkan ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk karakter siswa melalui sikap disiplin, adil, bertanggung jawab, menghargai perbedaan, dan mampu menyelesaikan persoalan melalui dialog,” ujar Musthofa.
Menurutnya, kepemimpinan bagi siswa juga tidak harus menunggu seseorang menduduki jabatan sebagai ketua OSIS, ketua kelas, maupun posisi tertentu.
Kepemimpinan justru dapat dibangun melalui tindakan sederhana, seperti berani bertanggung jawab, disiplin, menghormati guru dan teman, membantu sesama, menjaga persatuan, menyampaikan pendapat dengan santun, serta mampu menerima perbedaan.
Baca Juga:
“Pemimpin masa depan Indonesia tidak cukup hanya memiliki kecerdasan, tetapi juga harus memiliki karakter dan nilai-nilai Pancasila,” katanya.
Musthofa menyebut sekolah menjadi salah satu lingkungan penting dalam membentuk karakter generasi muda. Melalui kehidupan di sekolah, siswa belajar bekerja sama, menghargai perbedaan, menyelesaikan persoalan melalui musyawarah, serta bertanggung jawab atas keputusan yang diambil.
Karena itu, ia mengajak seluruh warga sekolah membangun budaya kepemimpinan yang mengedepankan nilai-nilai Pancasila.
“Memimpin dengan keteladanan, melayani dengan keikhlasan, mengambil keputusan dengan kebijaksanaan, menghargai perbedaan, dan bekerja untuk kepentingan bersama,” pesannya.
Ia berharap generasi muda tidak hanya tumbuh menjadi pribadi yang unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, integritas, sikap demokratis, serta mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.
Kegiatan sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan tersebut menjadi ruang bagi guru dan siswa untuk memperkuat pemahaman mengenai nilai-nilai kebangsaan sekaligus mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di lingkungan sekolah.