Kudus, Shabda.id -- PT Pertamina Patra Niaga akhirnya buka suara terkait mandeknya pelayanan BBM jenis Pertalite dan Pertamax di SPBU 44.593.12 Kalirejo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus.
Pihak Pertamina menegaskan, kondisi yang sudah berlangsung selama sepekan terakhir ini bukan disebabkan oleh kelangkaan stok, melainkan adanya perbaikan fasilitas teknis.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan menjelaskan, saat ini pompa penyalur untuk kedua jenis BBM tersebut sedang menjalani proses perawatan (maintenance) berkala.
Menurut Taufiq, langkah penghentian operasional sementara ini murni dilakukan demi menjaga aspek keselamatan (safety), baik bagi konsumen maupun petugas operator di lapangan.
Pertamina berkomitmen tidak akan mengoperasikan mesin sebelum seluruh komponen dinyatakan aman dan sesuai standar teknis.
"Kami mengutamakan aspek safety terlebih dahulu," ujar Taufiq saat dikonfirmasi pada Selasa (28/7/2026).
Baca Juga:
"Referensi kejadian serupa pernah terjadi tahun 2025 di Yogyakarta. Kalau (pompa) lagi maintenance dipaksakan untuk mengisi konsumen, justru malah bahaya buat konsumen," imbuhnya.
Mengenai kapan kepastian SPBU di jalur Babalan-Getas tersebut akan kembali melayani warga, Taufiq segera menyampaikan perkembangan terbaru.
Meski masih menunggu laporan final dari tim teknis di lapangan, ia optimis perbaikan dapat rampung dalam waktu dekat.
"Laporan terakhir saya belum dapat. Tapi kalau diestimasi, mudah-mudahan sudah bisa beroperasi kembali minggu ini," terangnya.
Sebagai solusi jangka pendek agar aktivitas masyarakat tidak terganggu, Pertamina mengimbau para pelanggan di wilayah Undaan dan sekitarnya untuk sementara waktu memanfaatkan SPBU terdekat lain yang berada di jalur tersebut.
Pertamina memastikan seluruh proses perawatan ini berjalan sesuai prosedur ketat. Diharapkan, setelah maintenance selesai minggu ini, SPBU Kalirejo dapat kembali menyalurkan BBM dengan lebih aman, optimal, dan andal.