SHABDA
Cari berita…
Daerah

Resmi Dilantik Jadi Ketua Kwarcab Kudus, Bellinda Birton Targetkan Pramuka Lebih Transparan dan Solid

TIA
TIA
Resmi Dilantik Jadi Ketua Kwarcab Kudus, Bellinda Birton Targetkan Pramuka Lebih Transparan dan Solid
Pelantikan Pengurus Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Kudus masa bakti 2026-2031, Rabu (24/6/2026). (Foto: Shabda.id)

Bellinda Birton resmi dilantik menjadi Ketua Kwarcab Kudus masa bakti 2025-2031, targetkan Pramuka Kudus lebih transparan dan solid.

Kudus, Shabda.id -- Pengurus Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kabupaten Kudus masa bakti 2026–2031 resmi dilantik di Pendapa Kabupaten Kudus pada Rabu (24/6/2026).

Di bawah komando nakhoda baru, kepengurusan periode ini menyatakan komitmen kuat untuk membangun organisasi kepramukaan yang lebih transparan, akuntabel, dan berintegritas.

Berbagai persoalan administrasi yang sempat mencuat pada kepengurusan periode sebelumnya dipastikan akan menjadi bahan evaluasi penting.

Hal ini dilakukan agar kelemahan tata kelola di masa lalu tidak kembali terulang di masa kepengurusan yang baru.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kudus yang baru dilantik, Bellinda Birton menegaskan, kepengurusan baru harus mampu bekerja dengan menjunjung tinggi integritas dan keterbukaan.

Pengalaman kolektif dari periode sebelumnya harus dijadikan cermin agar Pramuka Kudus tumbuh menjadi organisasi yang lebih solid dan profesional.

"Harapan saya ke depan para pengurus bisa bekerja dengan integritas, transparan. Kita lihat di kepengurusan periode lalu sempat ada masalah, harapan saya di kepengurusan yang sekarang kita bisa lebih solid lagi," ujar Bellinda usai prosesi pelantikan.

Ia menambahkan, meski struktur kepengurusan saat ini mengombinasikan wajah-wajah lama dan baru, prinsip keterbukaan tanpa sekat harus diterapkan secara menyeluruh.

Hal itu mencakup pos pengelolaan anggaran, pelaporan pertanggungjawaban kegiatan, hingga perencanaan program kerja.

Semua program ke depan akan digodok melalui mekanisme musyawarah dan koordinasi yang matang, bukan atas keputusan sepihak.

"Di kepengurusan baru ini tidak semua orang baru, orang-orang lama ada lagi. Harapan saya di kepengurusan ini harus transparan, ada apa-apa harus dirapatkan dan diskusikan. Semua kepengurusan saya minta harus tahu terkait pengeluaran, pemasukan, program apapun harus semua tahu," tegasnya.

Selain fokus membenahi tata kelola internal organisasi, Bellinda menginstruksikan jajarannya untuk menghadirkan inovasi program kepramukaan yang lebih segar dan variatif. Pramuka di Kudus diminta melepaskan diri dari stigma kegiatan yang monoton.

Ke depan, orientasi program akan diarahkan pada peningkatan kompetensi individu anggota, penguatan karakter, serta perluasan aksi pengabdian langsung kepada masyarakat agar gerakan Pramuka tetap relevan dengan tuntutan zaman.

"Saya minta agar di kepengurusan saya, Pramuka harus lebih aktif," ucapnya.

Sebagai informasi, struktur kepengurusan Kwarcab Kudus untuk lima tahun ke depan diisi oleh nama-nama dari berbagai bidang strategis, antara lain:

Ketua Kwarcab: Bellinda Birton

Waka Bidang Pembinaan Anggota Muda: Khoiril Anwar

Waka Bidang Pembinaan Anggota Dewasa: Miftah

Waka Bidang Pembinaan Satuan: Shony Wardana

Waka Bidang Organisasi dan Hukum: Noor Hadi

Waka Bidang Keuangan, Usaha, Sarana, dan Prasarana: Harry Wibowo

Waka Hubungan Masyarakat: Satria Agus Himawan

Waka Pengabdian Masyarakat: Famny Dwi Arfana

Sementara untuk posisi administratif diisi oleh Sekretaris 1 Abdul Rochim, Sekretaris 2 Rizky Octavian Saputra, Bendahara 1 Anggun Nugroho, dan Bendahara 2 Anjas Pramono.

Bagikan ke Teman Anda

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram
TIA

Penulis

TIA

"Berdedikasi untuk menyajikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi seluruh pembaca SHABDA."

Komentar Pembaca

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan.

Artikel Terkait