SHABDA
Cari berita…
Hukum

Sidang Praperadilan di PN Pati Memanas, Keluarga Tersangka Diteriaki Maling dan Sempat Tahan Mobil di Gerbang

Nahidur Rohman
Nahidur Rohman
Sidang Praperadilan di PN Pati Memanas, Keluarga Tersangka Diteriaki Maling dan Sempat Tahan Mobil di Gerbang
Siti Fatimah korban pencurian mesin kapal (Foto: Shabda.id)

Adu mulut dan ketegangan sempat terjadi antara pihak-pihak yang berkasus di PN Pati

Pati, Shabda.id- Suasana Pengadilan Negeri (PN) Pati memanas seusai sidang praperadilan kasus dugaan pencurian mesin kapal, Kamis 08 Oktober 2026.

Ketegangan terjadi ketika pihak keluarga tersangka Haji Utomo alias Tomo hendak meninggalkan kompleks pengadilan. Di tengah situasi tersebut, pihak korban meneriaki keluarga tersangka dengan sebutan "maling".

Keributan kemudian terjadi di sekitar area pengadilan. Pihak keluarga korban juga mempersoalkan aktivitas perekaman video yang menurut mereka dilakukan pihak tersangka tanpa izin.

Situasi bahkan berlanjut hingga gerbang PN Pati. Mobil yang ditumpangi pihak tersangka sempat diberhentikan saat hendak meninggalkan kompleks pengadilan.

Sejumlah orang kemudian berkumpul di sekitar kendaraan. Adu mulut sempat terjadi antara pihak-pihak yang terlibat sebelum situasi akhirnya dapat diredakan.

Siti Fatimah, pihak yang mengaku sebagai korban dalam perkara tersebut, mengungkapkan dirinya merasa tersinggung dengan sikap pihak yang menurutnya mengejek dirinya setelah persidangan. Ia mengaku telah mengalami kerugian dalam perkara tersebut.

"Saya merasa dirugikan miliaran. Bukannya minta maaf sama saya atau apa, paling enggak sudah enggak perlu mengejek-ejek," ujar Siti.

Menurut Siti, perkara yang sedang diproses tersebut berkaitan dengan dugaan pencurian mesin kapal. Ia menyebut nilai kerugian khusus dari mesin kapal mencapai sekitar Rp800 juta.

Siti mengatakan dirinya sebelumnya memiliki hubungan bisnis dengan pihak yang kini menjadi tersangka. Namun, persoalan tersebut kemudian berkembang menjadi perkara hukum.

Di lokasi yang sama, Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) turut hadir untuk mengawal jalannya perkara.

Ketegangan akhirnya mereda setelah pihak-pihak yang terlibat meninggalkan lokasi. Tidak ada laporan mengenai bentrokan fisik dalam peristiwa tersebut.

Bagikan ke Teman Anda

Bagikan: WhatsApp Facebook X Telegram
Nahidur Rohman

Penulis

Nahidur Rohman

"Berdedikasi untuk menyajikan informasi yang akurat dan bermanfaat bagi seluruh pembaca SHABDA."

Komentar Pembaca

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama memberikan tanggapan.

Artikel Terkait